Suara.com - Tiga wakil tunggal putra Indonesia yang tersisa di Korea Master Grand Prix Gold 2017 melaju ke babak ketiga. Tiket pertama diraih Firman Abdul Kholik.
Bertanding di Yeomju Gymnasium, Gwangju, Rabu (29/11/2017), Firman menang dua game langsung atas unggulan keenam asal Taiwan, Hsu Jen Hao, 21-15 dan 21-13.
Berikutnya giliran Panji Ahmad Maulana yang menyingkirkan unggulan ketiga, Tanongsak Saensomboonsuk (Thailand), juga lewat pertarungan straight game 21-14 dan 21-13.
Terakhir, tunggal putra Merah Putih yang lolos ke babak ketiga adalah Ihsan Maulana Mustofa. Unggulan ke-16 ini membungkam perlawanan wakil Thailand lainnya, Adulrach Namkul, 21-15 dan 21-15.
Di babak ketiga, Kamis (30/11/2017), Panji dijadwalkan berjumpa Lin Chia Hsuan (Taiwan). Ini merupakan pertemuan pertama bagi kedua pebulutangkis.
Di sisi lain, Firman ditantang unggulan 11 yang notabene atlet tuan rumah, Lee Dong Keun. Sedangkan, Ihsan berjumpa unggulan keempat, Jeon Hyeok Jin (Korea Selatan).
Sebelumnya, Ihsan pernah bertemu sekali dengan pebulutangkis peringkat 26 dunia itu, di Thailand Open 2015. Laga itu pun dimenangkan Ihsan dengan skor 21-15 dan 21-17.
Berita Terkait
-
Setelah Juara Langsung Jadi Manusia Silver: Kutukan Ganda Putra Indonesia?
-
Australian Open 2026: Wajah Indonesia Terselamatkan Gelar Tunggal Putra
-
Raymond/Nikolaus Gagal Juara, Indonesia Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
-
Kandas di Final, Jonatan Christie Gagal Akhiri Puasa Gelar Indonesia Open
-
Singkirkan Juara Swiss Open, Jonatan Christie Melaju ke Semifinal Indonesia Open 2026
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo