Suara.com - Kejiwaan RBT, ayah berusia 32 tahun yang mencabuli kedua putrinya berinisial LP (16) dan L (14), dipastikan tidak terganggu. Begitu juga orientasi seksualnya, normal.
Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Barat Komisaris Iver Mannosoh mengatakan, RBT menunjukkan perilaku normal saat diperiksa secara intensif.
”Kalau saat diperiksa, tidak ada tanda-tanda terganggu kejiwaannya dan tak ada kelainan seksual. Tapi, nanti kejiwaan tersangka akan diobservasi oleh psikiatris. Nanti lihat saja hasilnya,” kata Iver kepada Suara.com, Kamis (30/11/2017).
Iver mengatakan, polisi juga sudah mendapatkan keterangan dari istri pelaku berinisial R dan kedua korban.
Karenanya, Iver menegaskan polisi berencana turut memeriksa sejumlah tetangga sekitar rumah kejadian perkara.
"Untuk sekarang kami merencanakan tetangga rumah, kami sedang observasi di lapangan siapa yang dapat memberikan kesaksian," ujar Iver.
Polisi meringkus tersangka sehari setelah aksi persetubuhan dan pencabulan terhadap anak kandungnya dilaporkan sang istri.
R melaporkan kasus ini ke Polsek Kebon Jeruk setelah kedua anaknya membeberkan perbuatan terakhir RBT di rumahnya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (26/11) malam.
Baca Juga: Ayah Jadikan Anak Kandung Budak Seks Sebutannya Predator Intim
Atas perbuatanya itu, RBT dijerat Pasal 41 ayat 1 dan 3 juncto Pasal 76 huruf E Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Jika terbukti bersalah, RBT terancam dipenjara selama 20 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter