“Harapannya lebih bersih, lebih enak, dikasih tempat yang agak lebar, biar parkirnya tuh ngga sampai ke jalanan,” kata Suyadi.
Menurut dia tantangan Menteri Susi untuk menjadikan Danau Sunter seindah danau di Geneva masuk akal.
”Mungkin kalau niat mah bisa aja, kadang-kadang cuma buat janji doang,” kata Suyadi.
Pasukan oranye
Dibalik keindahan Danau Sunter, ada orang-orang yang bekerja untuk menjaganya tetap indah dan bersih. Merekalah Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum atau yang lebih dikenal sebagai pasukan oranye.
Pasukan oranye merupakan petugas yang dibentuk pemerintah Jakarta era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Nuryadi, salah satu petugas, mengakui masih ada sebagian pengunjung dan pedagang yang membuang sampah secara sembarangan di sekitar danau.
“Danaunya itu bagus, cuma ya masyarakatnya belum bisa menyadarkan dirinya sendiri untuk membuang sampah pada tempatnya, kita juga nanti yang bersihkan segala macam, nanti bilangnya nggak di bersihkan,” kata Nuryadi.
“Seperti pedagangnya kan buang sampah sembarang, sudah dibilang disuruh dikarungin, masih aja,” Nuryadi menambahkan.
Nuryadi mengajak masyarakat turut serta menjaga keindahan dan kelestarian danau.
Setiap hari, Nuryadi dan teman-temannya menjaga danau itu.
“Ya, setiap hari kita lihat saja, kita bersihkan, kalau ada sampah kita bersihkan lagi, ya gimana sih, kerja sepenuh hatilah,” kata Nuryadi.
Walau masih ada sampah, Nuryadi mengakui sekarang jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dulu.
“Kalau dulu berantakan, nggak sebagus ini nggak sebersih ini,” kata Nuryadi.
Dia mendukung ide Menteri Susi untuk mempercantik Danau Sunter sehingga menjadi seperti danau di Geneva.
“Kalau menurut saya, kalau masyarakatnya mendukung ya bisa aja, kalau pemerintah bisa mengubah tapi masyarakatnya tidak mendukung ya susah,” kata Nuryadi. [Delfia Cornelia]
Tag
Berita Terkait
-
Geger! Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Danau Sunter, Videonya Viral di Medsos
-
Warga Susah Tidur Gegara Suara Musik, Satpol PP Angkut Belasan Speaker Milik PKL di Danau Sunter
-
Bocah Laki-laki yang Ditemukan Tewas di Danau Sunter Warga Jakpus, Sempat Minggat Beberapa Hari Lalu
-
Berawal Bau Amis, Bocah Laki-laki Ditemukan Tewas Mengambang di Dekat Dermaga Bebek-bebekan Danau Sunter
-
Sadis! Pemotor Terluka Diserang Dan Disabet Celurit OTK Di Kawasan Danau Sunter
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi