Suara.com - Pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1517 dan registrasi pesawat PK WHJ dari Saumlaki ke Ambon, Kamis sore mengalami insiden dan terpaksa kembali mendarat darurat di bandar udara Mathilda Batlayeri, Saumlaki.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (KUPBU) Mathilda Batlayeri Saumlaki, Chairul Humam saat dikonfifmasi menjelaskan, pesawat jenis ATR 72 yang dipimpin oleh Kapten Sucahyadi itu awalnya take off pada pukul 14.56 WIT menggunakan runway 1, namun pada pukul 14.58 WIT Kapten melaporkan kejadian engine failure dan meminta mendarat kembali dengan menggunakan runway 29.
"Jadi pada saat terbang di ketinggian sekitar 500 feet, engine pesawat nomor dua atau di bagian kanan mengalami masalah dan tiba-tiba mati," katanya.
Pada pukul 15.09 WIT pesawat akhirnya mendarat dengan selamat meskipun hanya menggunakan satu mesin saja.
Dia menyatakan pada saat memasuki taxiway, roda pesawat pecah dikerenakan panas pada saat pengereman.
"Meskipun demikian, semua penumpang yang berjumlah 70 orang, terdiri dari 68 dewasa dan 1 orang anak dan 1 orang bayi dalam kondisi selamat dan telah dilayani dengan baik oleh petugas Wings Air," katanya.
Hingga kini pihak bandara belum bisa menginformasikan penyebab engine failure karena baru akan dilakukan pengecekan oleh teknisi pesawat hari Jumat pagi, yang didatangkan dari Ambon.
Saat ini pesawat sedang parker dengan tidak sempurna di apron bandara yakni di parking stand 1 karena kondisi ban yg sudah tidak memungkinkan untuk digunakan lagi.
."Para penumpang telah dikordinasikan dengan baik oleh petugas wings air namun untuk jumlah pasti penumpang yang dialihkan atau yang meminta pengembalian uang belum bisa saya informasikan karena sampai sekarang pihak petugas Wings masih mengkondisikan hal itu dengan para penumpang," katanya.
Sementara itu, Ny. Ansor (42), salah satu penumpang berceritera bahwa kejadian itu awalnya dilihat oleh salah satu penumpang dan karena panik maka menginformasikan peristiwa tersebut kepada pramugari dengan suara yang lantang.
"Karena kaget mendengar informasi itu maka saya langsung panik, apalagi saat ada yang teriak bahwa ada percikan api yang keluar dari mesin sebelah kanan," katanya.
Meskipun demikian dia bersyukur kepada Tuhan karena akhirnya bisa mendarat dengan aman.
Ansor mengaku telah dilayani dengan baik oleh pihak maskapai dan sesuai rencana akan melanjutkan penerbangan ke Ambon dengan pesawat Wings Air yang lain. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak
-
Dari Perca Batik ke Ikon Ramadan: Kisah Peci Jogokariyan Tembus Pasar Mancanegara
-
Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
-
DPRD DKI: Pasar Induk Kramat Jati Jadi 'Lapak' Pembuangan Sampah Ilegal
-
Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat
-
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
-
Wajah Baru Pasar Palmerah: Trotoar Akan Diperbaiki, Pedagang Tak Boleh Berjualan di Bahu Jalan
-
Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum
-
Aktivis Soroti Respons Istana ke Kritik BEM UGM: Harusnya Dialog, Bukan Serang Balik