Suara.com - Aksi reuni akbar 212, Sabtu (2/12/2017) yang digelar di Monumen Nasional mengakibatkan lalu lintas di sekitar aksi macet dan beberapa jalan diahlikan. Salah satunya, mengarah ke Jalan Ir. H. Juanda tepatnya sekitar Halte TransJakarta Juanda.
Para pendemo yang menggunakan motor, diarahkan untuk memarkirkan kendaraannya di jalan Juanda tepatnya di sekitar Stasiun Juanda.
Dari pantauan Suara.com, pendemo mulai memadati jembatan penyebrangan yang berada dekat dengan halte Juanda sejak pukul 6.30 WIB. Bahkan, sampai pukul 7.30 WIB, halte TransJakarta itu masih padat dipenuhi pendemo yang berseragam putih.
Ada sebagian pendemo yang tidak menggunakan jembatan penyebrangan, tetapi melewati jalur busway yang menuju Halte Juanda.
Sekitar pukul 7.00 WIB, jalur busway menuju halte Juanda ditutup dan TransJakarta melewati jalan biasa, seperti kendaraan lainnya.
Bukan hanya berdampak pada TransJakarta yang aksesnya dialihkan, tetapi juga berdampak pada ojek online yang menunggu di sekitar Stasiun Juanda.
"Tadi saya di cancel satu penumpang, karena dia mau ke Gambir, kan disana lagi ditutup karena aksi ini," ujar salah seorang pengemudi Grab yang tidak mau disebut namanya.
Bukan hanya aparat polisi yang mengamankan jalur, tetapi beberapa warga kerap memberikan arahan kepada para pengendara.
(Julistania)
Baca Juga: Bocah 12 Tahun Ini Gigih Berjualan di Reuni Akbar 212
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Kapolda Metro ke Anggota: Jangan Sakiti Hati Masyarakat, Satu Kesalahan Bisa Hapus Seluruh Prestasi!
-
Thomas Djiwandono Geser ke BI, Benarkah Juda Agung Jadi Wamenkeu Baru Pilihan Prabowo?
-
Usut Kasus Korupsi Rumah Jabatan, KPK Periksa Sekjen DPR Indra Iskandar Hari Ini
-
70 Anak Indonesia Terpapar Komunitas Kekerasan TCC, Komisi X DPR: Tentu Ini Jadi Persoalan Serius
-
Sanksi Menanti! Mahasiswa UNISA Yogyakarta Pelaku Kekerasan Akhirnya Mengaku
-
Jokowi Solid Dukung Prabowo 2 Periode, Gibran Dinilai Lebih Matang untuk Maju Pilpres 2034
-
Pria 55 Tahun di Pasar Minggu Diduga Lecehkan Anak, Polisi Evakuasi dari Amukan Warga
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
-
Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Kekerasan Fisik pada YBR di Ngada, Dugaan Kekerasan Psikis Didalami