Suara.com - Seorang pria berinisial AS digelandang sejumlah ormas ke Markas Polres Metro Jakarta Pusat, lantaran dituduh menghina pentolan FPI sekaligus buronan kasus pornografi Rizieq Shihab melalui akun media sosial Facebook.
Terduga pelaku tersebut digelandang ke kantor polisi setelah ditemukan anggota Lembaga Bantuan Hukum Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) dan FPI di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (3/12) malam.
Direktur LBH Bang Japar Juju Purwantoro mengatakan, mereka berencana membuat laporan resmi ke Polda Metro Jaya, Senin (4/11/2017) siang ini.
"Yang bawa si pelaku rencana (buat laporam) siang ini dari Polres Jakpus," kata Juju saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (4/11/2017).
Menurut Juju, AS dituduh pihaknya menghina Rizieq melalui sejumlah tulisan yang diunggah ke akun Facebook bernama Ukky Thiam.
Secara terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Tahan Marpaung mengatakan, penyidik masih menginterogasi AS setelah digelandang sejumlah anggota ormas.
"Masih di Polres, lagi diinterogasi," kata Tahan.
Tahan juga menuturkan, polisi belum bisa langsung memproses hukum lantaran kasus dugaan penghinaaan ini harus berdasarkan laporan langsung Rizieq yang menjadi korban dugaan penghinaan.
"Kan tak boleh dilaporkan orang lain, harus yang bersangkutan. Kan bukan delik aduan. Harusnya orangnya (Rizieq). Presiden yang dihina, harus presidennya yang mengadu. Tak boleh kuasanya, harus korbannya," kata Tahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026