Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, ia dan Gubernur Anies Baswedan akan secara bergantian berkantor di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu.
"Teknisnya, untuk di Kepulauan Seribu, saya minta secara bergantian dengan Pak Anies. Terakhir Pak Anies yang sudah berkunjung dan selanjutnya adalah saya. Jadi ganti-gantian saja, kami berkunjung dan berkantor di Kepulauan Seribu," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Senin (4/12/2017).
Ia mengatakan, sistem kerja seperti itu merupakan janji mereka saat berkampanye pada Pilkada DKI 2017.
Sandiaga mengatakan, ia dan Anies akan berkantor di sejumlah pulau yang masuk dalam kabupaten tersebut untuk memenuhi prinsip sama rata. Pulau tersebut di antaranya Pulau Pramuka, Pulau Harapan, dan Pulau Panggang.
"Ada beberapa pulau yang memiliki populasi dan memerlukan tingkat perhatian yang tinggi dari kami. Jadi kita putar saja dari Pulau Pramuka kan dekat dengan Pulau Harapan, lalu Pulau Panggang. Setelah itu mungkin berikutnya Pulau Tidung, habis itu Pulau Pari, dan lain sebagainya," terangnya.
Mantan Ketua HIPMI itu memastikan, berkantor di Kepulauan Seribu menunjukkan pemprov memerhatikan warganya di seberang pulau utama Jawa.
"Jadi nanti setiap bulannya kita akan memastikan bahwa Pemprov punya perhatian yang khusus kepada teman-teman yang ada di Kepulauan Seribu," tandasnya.
Berita Terkait
-
Bantah Isu, Sandiaga Pastikan Ada Pesta Malam Tahun Baru 2018
-
Upah PHL di Monas Naik? Sandiaga: Tunggu Usulan dari Pak Munjirin
-
Kerugian Kemacetan Jakarta Rp67,5 Triliun, Ini Respons Sandiaga
-
Anies Janji LRT Kelapa Gading-Velodrome Beroperasi Juli 2018
-
Sandiaga Ingin Trotoar Bisa Jadi Ajang Atraksi seperti New York
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!