Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan jalur kereta api ringan (light rail transit; LRT) rute Kelapa Gading-Veledrome, bisa dioperasionalkan.
Anies menginginkan LRT bisa menjadi moda transportasi penunjang acara Asian Games 2018, sehingga harus dikerjakan tepat waktu atau sebeum 18 Agustus tahun depan.
"LRT Insya Allah gerbongnya akan tiba bulan April, kami siap. Kemudian, Mei-Juni itu dilakukan commissioning. Akhir bulan Juli akhir sudah bisa beroperasi," ujar Anies seusai berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (4/12/2017).
Selama Mei sampai Juni 2018, Anies berharap commissioning atau pemeriksaan dan pengujian instalasi peralatan yang terpasang pada proyek LRT itu sudah bisa dilakukan.
"Isunya terutama menyangkut soal keselamatan, yakni memastikan bahwa semua yang berkaitan dengan safety, selesai. Tadi kami sampaikan laporan ini (ke Menhub)," terangnya.
Anies juga menuturkan mengenai kelanjutan jalur lingkar layang atau elevated loop line. Anies tidak menginginkan perlintasan kereta api di Jakarta menjadi salah satu penyebab kemacetan.
"Nanti prosesnya akan kami mulai, dan kami berharap nanti lintasan-lintasan kereta api di Jakarta, tidak lagi jadi titik-titik kemacetan," jelasnya.
"Ini juga membuat volume atau jumlah penumpang kereta api bisa kita tingkatkan, karena kereta apinya nanti sudah bisa elevated. Tadi itu yang kita diskusikan salah satunya," pungkasnya.
Baca Juga: Bacok Polisi, Anggota 'Geng Rawa Lele 212' Kembali Ditangkap
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Kemensos Perkuat Sejumlah Program Mitigasi dan Penanganan Bencana pada Tahun Anggaran 2026
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban