Pengacara Otto Hasibuan dan pengacara Fredrich Yunadi [suara.com/Maidian Reviani]
Pengacara Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, Fredrich Yunadi, menyambangai kantor KPK di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/ 12/2017). Dia memprotes berkas perkara Novanto -- tersangka kasus dugaan korupsi KTP berbasis elektronik -- yang dinyatakan rampung oleh lembaga antirasuah.
"Kita mau bicara pada penyidik kenapa bisa dinyatakan lengkap, padahal ada saksi-saksi yang belum dinyatakan diperiksa," kata Fredrich.
Fredrich mengatakan sejumlah saksi dan ahli meringankan yang diajukan Novanto belum diperiksa semua.
"Dan penyidik harus sadar, kan mereka terikat Undang-Undang Nomor 20 tahun 2002 tentang KPK dimana Pasal 28 kan segala sesuatu di KUHP itu berlaku bagi mereka," ujar Fredrich.
Setelah berkas perkara dinyatakan P21, selanjutnya dilimpahkan kepada jaksa penuntut umum untuk dilakukan penyusunan dakwaan dan segera dibawa ke pengadilan tindak pidana korupsi untuk disidangkan.
"Kita mau bicara pada penyidik kenapa bisa dinyatakan lengkap, padahal ada saksi-saksi yang belum dinyatakan diperiksa," kata Fredrich.
Fredrich mengatakan sejumlah saksi dan ahli meringankan yang diajukan Novanto belum diperiksa semua.
"Dan penyidik harus sadar, kan mereka terikat Undang-Undang Nomor 20 tahun 2002 tentang KPK dimana Pasal 28 kan segala sesuatu di KUHP itu berlaku bagi mereka," ujar Fredrich.
Setelah berkas perkara dinyatakan P21, selanjutnya dilimpahkan kepada jaksa penuntut umum untuk dilakukan penyusunan dakwaan dan segera dibawa ke pengadilan tindak pidana korupsi untuk disidangkan.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan
-
Mengintip Rumah Setya Novanto di Kupang yang Dilelang KPK, Harganya Miliaran!
-
Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Digugat! Cacat Hukum? Ini Kata Penggugat
-
Setnov Bebas Bersyarat, Arukki dan LP3HI Ajukan Gugatan ke PTUN Jakarta: Kecewa!
-
Terpopuler: Anak Setya Novanto Menikah, Gaji Pensiunan PNS Bakal Naik Oktober 2025?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim
-
Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran
-
Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini
-
Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan
-
Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran
-
Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu
-
Perang Iran Picu Krisis Energi Global, Bisakah Energi Terbarukan Jadi Jalan Keluar?
-
Rudal Kiamat Iran Punya Jarak Tempuh 'Aceh-Papua' Bikin Ketar-ketir AS dan Inggris
-
Mojtaba Khamenei Menghilang, 2 Intelijen Paling Ditakuti Dunia Ketar-ketir Sendiri
-
Kesulitan Lacak Keberadaan Mojtaba Khamenei, Intelijen AS dan Israel Dibuat Bingung