Suara.com - Ratusan orang Palestina ikut dalam protes di seluruh Tepi Barat Sungai Jordan pada Sabtu (9/12/2017). Sebanyak 600 demonstran Palestina di 20 titik di Tepi Barat melemparkan bom bensin dan batu ke arah tentara Israel, dan membakar ban serta menggulingkannya ke arah tentara Israel.
Tentara Israel menanggapi dengan menggunakan gas air mata, granat kejut dan "peluru karet", kata militer Israel di dalam satu pernyataan.
Sebanyak enam orang Palestina ditangkap di Tepi Barat, dan enam orang lagi menderita luka ringan dalam bentrokan dengan Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
Di Yerusalem Timur, polisi Israel mengatakan empat prajurit cedera ringan selama bentrokan, dan sedikitnya 13 orang Palestina ditangkap karena melempar batu dan benda lain ke petugas.
Di Jalur Gaza, sebanyak 450 orang Palestina berkumpul dan melancarkan protes di delapan lokasi di sepanjang pagar keamanan dengan Israel, kata militer.
Di Israel Utara, pemrotes Arab di Daerah Wadi Ara melemparkan batu ke bus yang melakukan perjalanan di dekat Kota Kecil Ar'Ara, dan membuat pengemudi serta dua penumpang bus luka ringan, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad pagi. Polisi menyatakan mereka menangkap dua orang di kota kecil tersebut karena membuat kerusuhan.
Di Israel selatan, sebanyak 100 orang melancarkan protes di Kota Kecil Badui, Rahat.
Masih pada hari yang sama, seorang jenderal senior Pasukan Pertahanan Israel memperingatkan penembakan roket lagi dari Jalur Gaza ke arah Israel akan dihadapi dengan "reaksi keras dan menyakitkan".
Kelompok "yang tak bertanggung-jawab" berusaha "meningkatkan ketegangan" dengan Isrel, dan meeka akan menjadi pihak yang berakhir dengan membayar harga mahal, tulis May. Jend. Yoav Mordechai, penghubung militer dengan Palestina, di laman Facebook dalam Bahasa Arab.
Sebagai tanggapan atas roket yang ditembakkan ke masyarakat di Israel Selatan pada Jumat, pesawat Israel menyerang empat instalasi milik HAMAS di Jalur Gaza, kata satu pernyataan dari IDF pada Sabtu pagi.
Keempat instalasi itu adalah dua lokasi pembuatan senjata, satu gudang senjata dan satu kompleks militer, kata militer Israel.
Rakyat Palestina menyerukan "hari-hari kemarahan" pada Jumat dan Sabtu dan protes diselenggarakan di sebagian besar dunia Muslim serta di beberapa ibu kota negara Eropa guna menentang pengakuan AS mengenai Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Polda Jatim Bongkar Kasus Peretasan Ratusan Website Sekolah untuk Promosi Judi Online
-
Semangat Brasil di Dunia Fashion, Dari Pantai Copacabana hingga Hutan Tropis Jadi Inspirasi Gaya
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan pada 31 Juli 2026, Apakah Kamu Masuk?
-
Dana Pihak Ketiga Melonjak, Efisiensi Biaya Bikin BRI Makin Perkasa
-
Rektor UMY: URI Bisa Picu Perebutan Dosen dan Gerus Anggaran Pendidikan
-
Bukan Buang Uang, Bea Cukai Ungkap Alasan Pabrik Sawit Dapat Fasilitas Khusus Kawasan Berikat
-
Manfaatkan Kepercayaan Majikan, ART di Solo Diduga Curi Uang dan Perhiasan
-
5 Sunscreen Anti Aging Terbaik untuk Mencegah Kerutan di Usia 30-an sesuai Review dan Harga
-
Febri Diansyah Sebut Penahanan Eks Jampidsus Tak Sah, Bakal Ajukan Praperadilan?
-
Dinamika Pasar Aset Kripto Warnai Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) pada Kuartal II-2026