Suara.com - Sebuah restoran Gaza menawarkan potongan harga besar untuk pengunjung asal Korea Utara. Tapi hanya ada satu masalahnya, tidak ada orang Korea Utara di Gaza.
Ibrahim Raba, manajer sebuah restoran shawarma di kamp pengungsi Jabaliya di Gaza menawarkan diskon 80 persen untuk menunjukkan penghargaannya atas penolakan Korea Utara terkait pengakuan Presiden Donald Trump terhadap Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.
Ibrahim telah menempatkan sebuah foto besar pemimpin Korea Utara yang tertutup Kim Jong Un di pintu masuk kaca ke restorannya.
Sebagai penggemar Kim yang baru, Raba suka mengutip pemimpin Korea Utara, "Trump membuktikan bahwa dia gila secara mental."
Meski Ibrahim tahu jika di Gaza tak ada warga Korea Utara. Tapi dia berharap satu saat nanti ada orang asing asal Korut kunjungi tokonya. (AP)
Berita Terkait
-
Israel Masih Tahan Bocah Palestina yang Jadi Ikon Baru Perlawanan
-
Menyamar Jadi Warga Palestina, Tentara Israel Tangkapi Demonstran
-
Israel Bombardir dan Tutup Pintu Perbatasan dengan Gaza
-
PM Israel: Nantinya Banyak Negara Akui Yerusalem Ibu Kota Kami
-
Fawzi, Bocah Palestina Ini Simbol Baru Aksi Perlawanan Yerusalem
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat