Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno membeberkan alasannya tak mau datang ke gelaran electronic dance music Djakarta Warehouse Project di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat-Sabtu (15-16/12/2017).
Sandiaga mengaku tak menyukai musik yang dihadirkan DWP yang bukan merupakan seleranya. Pasalnya, ia lebih menyukai musik bernuansa melodi.
"I feel out of place. Tapi saya nggak terlalu suka musiknya. Nomor dua saya lebih suka yang melodious gitu," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Kamis (14/12/2017).
Tak hanya itu, Sandiaga mengatakan bukan seusianya lagi untuk menghadiri acara tersebut. Maka dari itu, ia tak ingin dianggap pencitraan jika hadir di acara tersebut.
"Saya bilang kan nggak nyambung ketuaan banget, pasti nggak nyambung juga. Jadi dipaksakan kayak pencitraan gitu. Saya nggak mau datang ke situ karena pencitraan," tuturnya.
Lebih lanjut, Sandiaga mengatakan dirinya tak ingin merepotkan panitia DWP terkait kedatangannya meski untuk memastikan kelancaran acara tersebut.
"Terus apalagi saya datang ke sana untuk memastikan semua lancar dipantau ketat gitu, juga nggak pada tempatnya. Karena nanti tentunya, saya datang ke sana malah ngerepotin para petugas yang datang siapkan saya gitu bukannya dia memastikan acaranya berlangsung lancar gitu," tutur Sandiaga.
Maka dari itu, Sandiaga akan tetap berkoordinasi dengan semua pihak untuk memantau acara tersebut.
"Tapi ya kalau pak Anies tadi sampaikan juga, jangan sampai putus hubungan dengan komunikasi dengan semua pihak aparat juga sama ormas-ormas nya yang menolak itu kita berikan keyakinan bahwa apa yang menjadi kekhawatiran mereka, kita pantau secara ketat. Okay," tandasnya.
Baca Juga: Wow! Pelembab Bibir Sandiaga Uno Didatangkan dari Jepang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar