Suara.com - Lalu lintas menuju hingga gerbang tol Cikarang Utama sehari menjelang Natal arah Cikampek, lancar setelah beberapa hari sebelumnya padat hingga terjadi antrean panjang arus mudik Natal dan Tahun Baru 2018.
Kendaraan yang datang dari arah Jakarta menuju tol Cikarang Utama berjalan sangat lancar hingga di gerbang pembayaran. Bahkan beberapa lokasi pembayaran di tol tersebut tampak kosong dari pengemudi yang ingin lewat.
Puncak kepadatan lalu lintas di pintu tol tersebut sudah lewat yaitu Jumat dan Sabtu (22-23/12).
Kepadatan kendaraan justru terjadi mulai kilometer 32 arah Cikampek karena ada penyempitan jalan mengingat ada pembangunan di median jalan tol. Sekalipun ada proyek pembangunan yang pada saat ini dihentikan sementara, kendaraan masih bisa berjalan secara perlahan dan tidak berhenti total.
Pengemudi diminta untuk tetap waspada saat mengendarai karena beberapa ruas jalan bergelombang dan berlubang akibat pembangunan proyek belum selesai.
Menjelang dan saat libur Natal dan Tahun Baru 2018, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menyiapkan sejumlah langkah guna menghadapi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol yang kerap terjadi di gerbang-gerbang tol tertentu ketika menjelang libur panjang.
Puncak arus mudik libur Natal terjadi pada H-3 atau tanggal 22 Desember 2017, arus lalu lintas di GT Cikarang Utama yang menjadi akses keluar-masuk Jakarta, meningkat sebanyak 32,05 persen, yaitu sebanyak 103.000 kendaraan dari arus lalu lintas normal yakni 78.000 kendaraan atau naik 1,48 persen dari Tahun 2016.
Kenaikan volume kendaraan pada puncak arus mudik Natal pun diperkirakan terjadi di gerbang tol lainnya, di antaranya adalah GT Cileunyi - Jalan Tol Purbaleunyi,Bandung, Jabar yang mengalami kenaikan sebesar 21 persen (34.350 kendaraan) atau naik 21 persen dari normal (28.180 kendaraan).
Sedangkan GT Ciawi- Jalan Tol Jagorawi meningkat sebesar 17 persen (36.557 kendaraan) atau naik 17 persen dari lalin normal (31.225 kendaraan). Prediksi peningkatan volume lalin juga diperkirakan terjadi di GT Cengkareng-Jalan Tol Jakarta-Tangerang-Cengkareng meningkat sebesar 5,3 persen (95.087 kendaraan) atau naik 5,3 persen dari lalin normal (90.249 kendaraan). (Antara)
Baca Juga: Yogyakarta Diperkirakan Diserbu 5 Juta Pelancong di Libur Natal
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan