Suara.com - Ketua Umum partai Golkar, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa pihaknya akan menentukan nama Ketua DPR pengganti Setya Novanto pada masa sidang paripurna mendatang. Saat ini, DPR dalam masa reses dan akan aktif lagi dalam sidang pertama pada 9 Januari nanti.
"Kami akan pertimbangkan pada masa sidang berikutnya. Pada masa sidang berikut memang ada pembicaraan juga terkait MKD (Majelis Kehormatan Dewan), jadi itu (Ketua DPR baru) juga yang akan kami bahas," kata Airlangga Hartarto ditemui usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/12/2017).
Dia menjelaskan, anggota Fraksi Golkar yang akan dipilih menjadi Ketua DPR syaratnya harus pernah menjadi pimpinan alat kelengkapan dewan (AKD). Selain itu, harus anggota dewan yang sudah senior di partai Golkar.
"Tentu sudah pernah memimpin AKD dan termasuk senior di partai Golkar, dari situ tinggal sedikit lagi," ujar dia.
Selain itu, menurutnya, calon Ketua DPR harus figur yang bersih, berintegritas dan dapat mengembalikan citra DPR. Pasalnya, belakangan ini citra DPR terpuruk, sejak Setya Novanto terjerat kasus dugaan korupsi KTP elektronik.
"Tentunya yang punya kemampuan mengangkat citra DPR itu sendiri. Karena kan selama ini memang DPR kinerjanya diharapkan bisa optimal lagi, terutama legislasi dan yang lain," kata dia.
Namun, Menteri Perindustrian ini belum mau menyebutkan nama yang akan diajukan menjadi Ketua DPR. Saat ini, beberapa nama diisukan akan menjadi Ketua DPR dari Golkar, yaitu Aziz Syamsuddin yang saat ini menjabat Ketua Banggar DPR, kemudian ada Bambang Soesatyo yang kini menjabat Ketua Komisi Hukum DPR dan Agus Gumiwang Kartasasmita yang menjabat Sekretaris Fraksi Golkar di DPR.
Terkait ketiga nama itu bagaimana tanggapan Airlangga?
"Salah satu, ada lagi yang lain," kata dia.
Baca Juga: Golkar Cari Ketua DPR dan Beri Ruang PDIP Dapat Kursi Pimpinan
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik
-
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global
-
Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas
-
Polda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang 3, Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!
-
Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan
-
Meski Hirup Udara Bebas, 3 Legislator NTB Tetap Dihantui Status Terdakwa Gratifikasi
-
Iran Blokir Kiriman Senjata AS di Selat Hormuz, Pendapatan Negara Diprediksi Meroket
-
Stasiun Tugu dan Lempuyangan Membeludak, Okupansi KA Daop 6 Melejit di Libur Kenaikan Yesus Kristus
-
Jejak Heri Black dalam Skandal Bea Cukai: KPK Incar Keterangan Sang Pengusaha Usai Geledah Rumahnya