Suara.com - Tiga anak laki-laki berinisial AAS (12), PT (8) dan SD (13) tewas dalam kondisi membusuk di lahan milik PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Persero C4, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.
Kapolsek Cilincing Komisaris Ali Zusron mengatakan diduga ketiga anak-anak di bawah umur itu tewas usai terkena sengatan listrik. Di sana ditemukan potongan kabel yang terkelupas di lokasi penemuan mayat.
"Penyebab meninggalnya ke tiga korban diduga akibat tersengat aliran listrik dari kabel yang kelihatan terkelupas," kata Ali melalui keterangan tertulis, Selasa (2/12/2018).
Jasad ketiganya ditemukan salah satu warga saat bermain bol voli di lapangan Rusunawa Marunda, Senin (1/12/2018) kemarin.
"Saat mau hendak mengambil bola yang terpental ke dalam area tanah kosong milik PT KBN Persero (TKP), pada saat mau mengambil bola tiba-tiba melihat ada 3 sosok mayat anak laki-laki yang tergeletak dibalik pagar pembatas lahan tersebut," kata dia.
Dilihat dari kondisi jenazah diduga ketiga bocah laki-laki itu sudah merenggang nyawa, Sabtu (30/12/2017). Polisi juga menemukan barang bukti berupa kaleng lem aibon yang diduga digunakan para korban sebelum tewas.
"Ketiga korban meningggal diduga habis pesta hirup lem aibon," kata Ali.
Ali menambahkan polisi juga sudah mengevakuasi ketiga mayat untuk diautopsi di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.
Baca Juga: Bocah Tewas Tertimpa Bangunan Sekolah, Begini Reaksi Ronaldo
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK