Suara.com - Wasekjen DPP Partai Golkar Sarmuji mengakui, hingga saat ini Fraksi Golkar di DPR belum mengajukan satu nama pun untuk menggantikan Setya Novanto dari posisi Ketua DPR.
Padahal, lembaga legislatif sudah memulai masa sidangnya pada hari ini, Selasa (9/1/2018).
Menurut dia, pengajuan nama calon ketua DPR akan dilakukan setelah revisi Undang-Undang MPR, DPD, DPR dan DPRD (MD3).
"Kami ingin selesaikan UU MD3 ini secepatnya, sekaligus pergantian ketua DPR. Jadi sekali langkah dua urusan selesai," kata Sarmuji di DPR, Jakarta, Selasa (9/1/2018).
Sarmuji mengatakan, UU MD3 sudah melewati tahap pembahasan, tinggal meminta persetujuan semua fraksi.
"Persetujuan bisa musyawarah atau voting. Tinggal itu saja," ujar Sarmuji.
Adapun nama-nama yang saat ini tengah dipertimbangkan sebagai ketua DPR, antara lain Bambang Soesatyo, Agus Gumiwang Kartasasmita, Zainudin Amali, Fahrian Saleh, Hussein Abfi Yusuf dan Rakhmat Nur Hakim.
"Rapat fraksi hari Kamis, tetapi apakah memutuskan ketua DPR, saya pikir belum. Hanya penegasan agar UU MD3 diselesaikan, paling tidak satu minggu. Fraksi Golkar perintahkan anggota di Baleg untuk selesaikan UU MD3," kata Sarmuji.
Baca Juga: Soal Tanah Abang, Anies: Bergeraknya Gunakan Aturan, Bukan Opini
Berita Terkait
-
Bela Rudy Masud, Waketum Golkar: Beliau Pemimpin Low Profile dan Tidak Anti Dialog
-
Pusaran Korupsi Fadia Arafiq Seret Suami yang Anggota DPR dan Anak, Begini Respons Golkar
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Begini Respons Resmi Golkar
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat