Suara.com - Ulama karismatik Kiai Haji Maimoen Zubaer atau Mbah Moen memberikan nasihat kepada pasangan bakal calon gubernur Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Kabupaten Rembang, Selasa (9/1/2017) malam.
Mbah Moen menyampaikan nasihat agar pasangan Ganjar-Yasin melanjutkan sekaligus menyempurnakan hal-hal yang baik dalam mengemban amanah masyarakat jika nanti terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah periode selanjutnya.
"Lanjutkan mana yang baik, mana yang harus disempurnakan, mana kekurangan yang harus dibersihkan, pasti ada kekurangan karena manusia tidak ada yang tidak kurang," katanya.
Dalam menghadapi berbagai fitnah dan kabar bohong (hoax) yang dimungkinkan terjadi selama masa kampanye Pilkada Gubernur Jateng mendatang, pasangan yang diusung PDIP, PPP, Partai Nasdem dan Partai Demokrat ini diminta Mbah Moen untuk menyikapinya dengan baik.
"Fitnah atau isu yang tidak benar itu harus ditolak, pasti akan ada isu ini sebab kampanye itu menarik massa, kadang-kadang berbuat sesuatu apapun, walau kadang itu salah. Itu sifatnya daripada manusia," ujarnya.
Pada Pilkada Jateng 2018, Mbah Moen mendukung penuh salah seorang anaknya, yakni Gus Yasin maju sebagai bakal calon wakil gubernur atas perintah PPP untuk mendampingi bakal cagub Ganjar Pranowo.
"Saya mendukung bukan karena Yasin anak saya, tapi karena harus ada kelanjutan pembangunan di Jateng, Yasin maju atau tidak mendampingi Ganjar Pranowo, hati saya tetap pada Pak Ganjar," katanya.
Menanggapi pesan-pesan yang disampaikan langsung oleh Mbah Moen tersebut, Ganjar Pranowo bersama Gus Yasin mengaku akan menata hati terlebih dulu dengan amanah yang tidak mudah ini, apalagi dalam kontestasi politik ada yang membuat suka dan ada yang tidak suka.
"Hal-hal tersebut harus dikelola dengan betul agar tidak menyakiti orang lain dan pesan itu menurut saya pesan kebangsaan yang luar biasa dalam kontestasi demokrasi yang liberal seperti ini," ujarnya.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Hanya Didukung 4 Partai di Pilkada Jawa Tengah
Saat melakukan kampanye mendatang, pasangan Ganjar-Yasin akan mengedepankan kompetisi politik yang berbasis program dan berbasis respon berdasarkan aspirasi masyarakat.
"Kami mengkonfirmasi beberapa hal tadi, kalau ada fitnah atau hoaks harus dilawan dengan mengikuti cara-cara berdemokrasi yang baik," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Bawa Mandat Prabowo Terkait RUU Polri, Menkum: UU Sudah Berlaku Dua Dekade, Perlu Disesuaikan
-
Miris! 6 Bulan Melaut Bertaruh Nyawa, Awak Kapal Perikanan Cuma Digaji Rp500 Ribu
-
Benarkah Pertumbuhan Ekonomi Selalu Merusak Alam? Studi Baru Justru Menemukan Sebaliknya
-
DPR Beberkan Poin-poin Perubahan di RUU Polri: Ada Soal Aturan Polisi Bertugas di Luar Institusi
-
Bukan Dibacok Begal! Pria di Tambora Patah Kaki Hantam Beton Gara-gara Mabuk
-
Bukan Sabotase, Ini Alasan PLN Butuh Waktu Lama untuk Pulihkan Listrik Sumatra
-
Sisi Getir Pasca-Bencana Sumatra: Masih Ada Sekolah yang Bertahan di Tenda dan Kelas Darurat
-
Menagih Janji di Atas Puing: Sepuluh Bulan Pedagang Taman Puring Menunggu
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Swasembada Pangan Jateng Memuaskan, Tuai Berbagai Pujian
-
Tuntutan 5 Tahun Penjara Dianggap 'Fiksi', Noel Sebut Jaksa Paksakan Fakta di Kasus K3