Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional Jakarta Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio] [suara.com/Bowo Raharjo]
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional Jakarta Eko Hendro Purnomo memberikan masukan kepada Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno, salah satunya kelanjutan program One Kecamatan One Center of Entrepreneurship.
"Ada beberapa masukan berkaitan dengan kebijakan Ok Oce yang sekarang justru kita melihat ada gelombangnya di bawah, ada masukan dari Pak Bambang dan Pak Johan, dua anggota dari PAN yang ada di DPRD," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (11/1/2018).
Eko memastikan PAN mendukung kebijakan pemerintah Jakarta. PAN merupakan salah satu partai pengusung Anies Baswedan dan Sandiaga di pilkada 2017.
"Jadi, kalau kemarin-kemarin banyak nih teman-teman media, 'Ini kok kelihatannya PAN berseberangan dengan Anies-Sandi,' dan sebagainya, sekarang saya tekankan, saya sebagai ketua DPW PAN DKI Jakarta, saya men-support," kata Eko.
"Jadi, kebijakan Anies-Sandi, kita support, kita dukung sepenuhnya apapun bentuknya dengan pemerintahan yang sekarang ini," Eko menambahakan.
Menurut Eko program Oke Oce memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh pekerjaan.
"Jadi buat saya kalau tiba-tiba ada kekurangan, justru harus diperbaiki. Kegiatan Ok Oce ini jangan dimatikan atau jangan dikritisi. Buat saya itu justru harus ada solusinya," kata Eko.
Solusi yang terbaik menurut Eko adalah meningkatkan kemampuan mereka yang terlibat pendampingan.
"Latihannya baik pelatih maupun SDM-nya termasuk pendukungnya, jadi sarana dan prasarana sudah harus di-support," kata dia.
Sebelumnya, anggota Komisi B DPRD Jakarta dari Fraksi Demokrat-PAN Nur Afni Sajim mengkritik program tersebut.
Afni menilai Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan tidak siap menjalankan pelatihan. Ia menyebut peserta pelatihan direkrut asal-asalan oleh lurah sehingga banyak peserta yang tidak mengerti pelatihan yang mereka ikuti.
"Saya bingung, ini aneh, ini pelatihan paling aneh yang pernah saya datangi. (Ok Oce) ini pelatihan cuap-cuap, Pak. Saya kontrol betul di Jakarta Barat," kata Afni dalam rapat tersebut.
Menurut Eko kritik Afni soal program Ok Oce Anies dan Sandiaga tidak bisa dianggap sebagai pernyataan fraksi Demokrat-PAN di DPRD Jakarta.
"Kita sangat berbeda dengan apa yang dikatakan oleh baik dari individu Demokrat maupun dari Demokrat. Difraksi PAN sepenuhnya mendukung kegiatan baik dari Ok Oce, maupun sebagainya akan kita support sepenuhnya untuk Anies-Sandi," kata Eko.
"Ada beberapa masukan berkaitan dengan kebijakan Ok Oce yang sekarang justru kita melihat ada gelombangnya di bawah, ada masukan dari Pak Bambang dan Pak Johan, dua anggota dari PAN yang ada di DPRD," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (11/1/2018).
Eko memastikan PAN mendukung kebijakan pemerintah Jakarta. PAN merupakan salah satu partai pengusung Anies Baswedan dan Sandiaga di pilkada 2017.
"Jadi, kalau kemarin-kemarin banyak nih teman-teman media, 'Ini kok kelihatannya PAN berseberangan dengan Anies-Sandi,' dan sebagainya, sekarang saya tekankan, saya sebagai ketua DPW PAN DKI Jakarta, saya men-support," kata Eko.
"Jadi, kebijakan Anies-Sandi, kita support, kita dukung sepenuhnya apapun bentuknya dengan pemerintahan yang sekarang ini," Eko menambahakan.
Menurut Eko program Oke Oce memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh pekerjaan.
"Jadi buat saya kalau tiba-tiba ada kekurangan, justru harus diperbaiki. Kegiatan Ok Oce ini jangan dimatikan atau jangan dikritisi. Buat saya itu justru harus ada solusinya," kata Eko.
Solusi yang terbaik menurut Eko adalah meningkatkan kemampuan mereka yang terlibat pendampingan.
"Latihannya baik pelatih maupun SDM-nya termasuk pendukungnya, jadi sarana dan prasarana sudah harus di-support," kata dia.
Sebelumnya, anggota Komisi B DPRD Jakarta dari Fraksi Demokrat-PAN Nur Afni Sajim mengkritik program tersebut.
Afni menilai Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan tidak siap menjalankan pelatihan. Ia menyebut peserta pelatihan direkrut asal-asalan oleh lurah sehingga banyak peserta yang tidak mengerti pelatihan yang mereka ikuti.
"Saya bingung, ini aneh, ini pelatihan paling aneh yang pernah saya datangi. (Ok Oce) ini pelatihan cuap-cuap, Pak. Saya kontrol betul di Jakarta Barat," kata Afni dalam rapat tersebut.
Menurut Eko kritik Afni soal program Ok Oce Anies dan Sandiaga tidak bisa dianggap sebagai pernyataan fraksi Demokrat-PAN di DPRD Jakarta.
"Kita sangat berbeda dengan apa yang dikatakan oleh baik dari individu Demokrat maupun dari Demokrat. Difraksi PAN sepenuhnya mendukung kegiatan baik dari Ok Oce, maupun sebagainya akan kita support sepenuhnya untuk Anies-Sandi," kata Eko.
Komentar
Berita Terkait
-
MKD Nonaktifkan Ahmad Sahroni, Eko Patrio dan Nafa Urbach, Uya Kuya Aktif Lagi
-
Adies Kadir dan Uya Kuya Aktif Lagi, MKD Hukum Sahroni, Nafa Urbach dan Eko Patrio
-
Besaran Gaji Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Nafa Urbah yang Hilang Usai Dinonaktifkan
-
Terbukti Langgar Etik, MKD DPR Nonaktifkan Nafa Urbach, Eko Patrio, dan Ahmad Sahroni Tanpa Gaji
-
Cegah Penyalahgunaan, MKD Pangkas Titik Anggaran Reses Anggota DPR Menjadi 22
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!