Suara.com - Sebuah minimarket di kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat disantroni kawanan perampok, Minggu (14/1/2017) malam.
Komplotan perampok itu menggasak uang tunai di dalam mesin Anjungan Tunai Mandiri di minimarket tersebut.
"Masuknya belum tahu apakah lewat pintu depan atau belakang, anggota saya sedang ke TKP," kata Kapolsek Kembangan Komisaris Supriadi saat dikonfirmasi, Senin (15/1/2018).
Pembobolan ATM itu terjadi ketika minimarket itu sedang tutup. Kasus perampokan ini baru diketahui saat karyawan minimarket membuka toko.
"Minimarket tidak buka 24 jam," kata dia.
Polisi juga belum bisa menghitung total uang yang gasak oleh komplotan perampok tersebut.
"Kami belum tahu kerugian berapa nanti dari pihak pemilik ATM yang akan menghitung," kata Supriadi.
Selain melakukan olah TKP, polisi kini juga sedang memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di minimarket guna menelusuri kasus pembobolan ATM tersebut.
Baca Juga: Viral, Anjing Selamatkan Korban Perampokan
Berita Terkait
-
Perampok yang Sekap Ayah dan Bayi di Kedoya Akhirnya Terungkap
-
Polisi Perampok di Kalimantan Selatan Terancam Dipecat
-
Dianggap Meresahkan, Polisi Tembak Perampok di Stadion Medan
-
Ditemukan! Uang Bank Mandiri Rp5,2 Miliar yang Dirampok Polisi
-
Polisi Merampok, Mabes: Gaji Kurang, Kenapa Mau Masuk Polisi?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'