Suara.com - Sebanyak 150 anggota Satpol PP DKI Jakarta dikerahkan menjaga Museum Bahari, Jakarta Utara, per hari, setelah gedung tersebut hangus terbakar.
Kepala Satpol PP Jakarta Yani Wahyu mengatakan, penjagaan atas instruksi Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan.
"Saya diminta melakukan pengamanan terhadap barang barang atau benda sejarah. Sejak pascakebakaran sampai saat ini, kami jaga sampai 24 jam, agar barang-barang itu aman dari hal-hal negatif," ujar Yani di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018).
Yani tidak mengetahui berapa banyak koleksi museum yang rusak dan total nilai kerugiannya.
Ia menjelaskan, penjagaan yang dilakukan Satpol PP dilakukan sampai Dinas Kepariwisataan dan Kebudayaan DKI selesai merehabilitasi gedung itu.
Setiap hari, kata dia, anggota Satpol PP akan menjaga museum itu dalam tiga shift. Dalam satu shift, sebanyak 50 anggota Satpol PP dikerahkan.
"Ya kami antisipasi saja ya, mudah mudahan tidak ada yang mencuri. Kalau mencuri ya kami tangkap, serahkan ke polisi," tandasnya.
Baca Juga: KPK Minta Anggota Baru Kabinet Jokowi Lapor Harta Kekayaan
Berita Terkait
-
Kebakaran, Anies Libatkan Pakar untuk Perbaikan Museum Bahari
-
Museum Bahari Kebakaran, Instalasi Listrik Sering Bermasalah
-
Anies Sebut Kerugian Kebakaran Museum Bahari Tak Ternilai
-
Anies Beberkan Kenapa Sulit Padamkan Kebakaran Museum Bahari
-
Terbakar, Ini Benda Bersejarah yang Disimpan Museum Bahari
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional