Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan telah berkomunikasi dengan beberapa orang pakar yang mengerti tentang museum di Indonesia.
Anies ingin ada ahli yang menangani perbaikan Museum Bahari, pascakebakaran.
"Saya sampaikan pada mereka, kami ingin ada pendapat ahli tentang penanganan pascakebakaran. Jadi kami tidak ingin sekedar jalankan yang menurut kita tepat," ujar Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018).
Gedung C Museum Bahari di Jalan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, terbakar pada Selasa (16/1/2018) pukul 8.55 WIB.
Sebagian koleksi museum tentang kebaharian dan kenelayanan bangsa Indonesia dari Sabang hingga Merauke rusak karena dilalap si jago merah.
"Jadi kami sudah komunikasi, kita sudah janjian ketemu dengan pakar-pakar yang terkait museum dan sejarah. Itu mereka akan berikan alternatif yang akan bisa kita ambil," katanya.
Anies berharap Museum Bahari segera dibuka untuk umum. Kata dia, paling lama Sabtu ini museum sudah bisa dikunjungi masyarakat. Sebelumnya Kepala UPT Museum Bahasri Husnizon Nizar mengatakan koleksi sejarah yang terbakar adalah alat-alat navigasi laut.
Selain itu di lantai dua gedung C yang terbakar juga merupakan tempat pameran perang Laut Jawa. Museum Bahari bekerja sama dengan keduataan Amerika, Kedutaan Inggris, Keduaan Australia, dan Belanda.
Baca Juga: Museum Bahari Kebakaran, Instalasi Listrik Sering Bermasalah
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan