Airlangga Hartarto [suara.com/Erick Tanjung]
Partai Golkar rapat pleno perdana setelah Musyawarah Nasional Luar Biasa (Desember 2017) di kantor Dewan Pimpinan Pusat Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (29/1/2018).
Salah satu agenda rapat siang ini, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, membahas persiapan verifikasi faktual yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum.
Airlangga yang merangkap jabatan Menteri Perindustrian menekankan partainya siap diverifikasi.
Tiga hal yang akan diverifikasi yaitu kantor administrasi partai, susunan serta kehadiran pengurus dan keterwakilan kuota perempuan dalam struktur pengurus.
"Saya rasa sudah siap. Perwakilan perempuan 31 persen juga sudah terpenuhi," ujar Airlangga.
Di pemilu legislatif, Airlangga menargetkan Golkar meraih kursi DPR sebanyak 110 kursi atau setara dengan 18 persen suara secara nasional.
Golkar akan menggerakkan semua elemen kekuatan untuk mencapai target, mulai dari tingkat pilkada (2018), pemilu legislatif (2019), dan pemilu presiden (2019).
"Nanti ada penugasan-penugasan kepada masing-masing bidang dan target untuk pilkada dan tahapan, dan program," kata Airlangga.
Partai Golkar optimistis elektabilitas akan terus mengalami peningkatan hingga pemilu legislatif dan pemilu presiden.
Hal ini mengacu kepada hasil survei LSI Denny JA yang menunjukkan Golkar kini sebagai partai peringkat kedua dengan elektabilitas 15,5 persen.
"Kami optimistis, akan terus bergerak maju. Menambah perolehan kursi di DPR," kata Sekretaris Jenderal Golkar Lodewijk Fredrich Paulus dalam konferensi pers.
Lodewijk mengatakan peningkatan elektabilitas partainya menunjukkan kembalinya kepercayaan publik terhadap Golkar seiring pergantian kepemimpinan di bawah Airlangga Hartarto.
Dia menekankan momentum positif ini akan menjadi pendorong bagi kinerja mesin partai ke depan.
"Kami berterima kasih kepada masyarakat atas sambutan yang positif ini," ujar dia.
Kamis pekan lalu, Wakil Ketua Koordinator bidang Penggalangan Khusus Partai Golkar Rizal Mallarangeng mengatakan peningkatan elektabilitas Golkar sesuai dengan target dan harapan seluruh kader serta jajaran pengurus pascapergantian kepemimpinan.
Menurut Rizal peningkatan yang terjadi tidak mengherankan, namun cukup mengejutkan lantaran terjadi dengan cepat dan sangat tinggi.
Sebelumnya, LSI Denny JA merilis hasil survei yang menunjukkan bahwa elektabilitas Golkar mengalami kenaikan signifikan. Elektabilitas Golkar terus meningkat sejak tiga bulan terakhir hingga 15,5 persen atau lebih besar dibanding elektabilitas 2014 lalu yang sebesar 14,75 persen.
Salah satu agenda rapat siang ini, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, membahas persiapan verifikasi faktual yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum.
Airlangga yang merangkap jabatan Menteri Perindustrian menekankan partainya siap diverifikasi.
Tiga hal yang akan diverifikasi yaitu kantor administrasi partai, susunan serta kehadiran pengurus dan keterwakilan kuota perempuan dalam struktur pengurus.
"Saya rasa sudah siap. Perwakilan perempuan 31 persen juga sudah terpenuhi," ujar Airlangga.
Di pemilu legislatif, Airlangga menargetkan Golkar meraih kursi DPR sebanyak 110 kursi atau setara dengan 18 persen suara secara nasional.
Golkar akan menggerakkan semua elemen kekuatan untuk mencapai target, mulai dari tingkat pilkada (2018), pemilu legislatif (2019), dan pemilu presiden (2019).
"Nanti ada penugasan-penugasan kepada masing-masing bidang dan target untuk pilkada dan tahapan, dan program," kata Airlangga.
Partai Golkar optimistis elektabilitas akan terus mengalami peningkatan hingga pemilu legislatif dan pemilu presiden.
Hal ini mengacu kepada hasil survei LSI Denny JA yang menunjukkan Golkar kini sebagai partai peringkat kedua dengan elektabilitas 15,5 persen.
"Kami optimistis, akan terus bergerak maju. Menambah perolehan kursi di DPR," kata Sekretaris Jenderal Golkar Lodewijk Fredrich Paulus dalam konferensi pers.
Lodewijk mengatakan peningkatan elektabilitas partainya menunjukkan kembalinya kepercayaan publik terhadap Golkar seiring pergantian kepemimpinan di bawah Airlangga Hartarto.
Dia menekankan momentum positif ini akan menjadi pendorong bagi kinerja mesin partai ke depan.
"Kami berterima kasih kepada masyarakat atas sambutan yang positif ini," ujar dia.
Kamis pekan lalu, Wakil Ketua Koordinator bidang Penggalangan Khusus Partai Golkar Rizal Mallarangeng mengatakan peningkatan elektabilitas Golkar sesuai dengan target dan harapan seluruh kader serta jajaran pengurus pascapergantian kepemimpinan.
Menurut Rizal peningkatan yang terjadi tidak mengherankan, namun cukup mengejutkan lantaran terjadi dengan cepat dan sangat tinggi.
Sebelumnya, LSI Denny JA merilis hasil survei yang menunjukkan bahwa elektabilitas Golkar mengalami kenaikan signifikan. Elektabilitas Golkar terus meningkat sejak tiga bulan terakhir hingga 15,5 persen atau lebih besar dibanding elektabilitas 2014 lalu yang sebesar 14,75 persen.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Jawab Isu Penggulingan Prabowo, Golkar: Raison dEtre Gejolak Politik Masih Bisa Dicegah!
-
Banyak Masyarakat Masih Mampu Berkurban, Golkar Sebut Ekonomi Indonesia Masih Oke
-
Bahlil Sumbang Hewan Kurban ke Seluruh DPD Golkar, Totalnya Lebih dari 40 Ekor
-
Bukan Cuma Lucu, Ada Makna Mendalam di Balik Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Menurut Golkar
-
Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
'Jaga Wibawa dan Jangan Ngeledek', Pengamat Bandingkan Gaya Pidato Prabowo dengan Putin
-
5 Pemimpin Dunia Sambut Amerika Serikat dan Iran Damai
-
Pangi Syarwi: Kalau Prabowo Berhenti Pidato Dua Minggu, Jangan-jangan Tenang Negara Ini
-
Kejar Aliran Uang Dadan Cs! Kejagung akan Terapkan Pasal TTPU di Kasus Korupsi MBG
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
-
Pemerintah Dinilai Setengah Hati Benahi MBG, Pakar UGM Usul Bentuk Dewan Pengawas Independen
-
BPIP Minta Tambahan Anggaran Rp343 M ke DPR, Bangun Pusat Diklat untuk Pejabat hingga Paskibraka
-
Resmi Dibuka! Pendaftaran SPMB Jakarta 2026, 245 Ribu Kursi Gratis Tanpa Biaya
-
Militer Iran Klaim Mempermalukan Pasukan Amerika Serikat dan Israel Usai Damai
-
Iring-Iringan Presiden Jerman Tembus Jantung Jakarta, Jalur Protokol Steril Sempurna