Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak menggunakan perlengkapan anti - peluru termasuk rompi selama kunjungan kenegaraannya di Afghanistan.
Staf Khusus Presiden Johan Budi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta mengatakan, saat kunjungan kenegaraan Presiden Jokowi ke Afghanistan sebenarnya pihak Afghanistan telah mempersiapkan dan memperketat seluruh pengamanan.
"Ketika kunjungan itu sebenarnya sudah disiapkan ada mobil anti-peluru misalnya. Kemudian rompi anti-peluru sudah disediakan, namun teman-teman kan tahu Pak Presiden kita," kata Johan Budi dilansir Antara.
Ia mencontohkan tabiat Presiden Jokowi yang justru tak pernah merasa gentar sedikit pun dengan hal-hal yang berbau teror. Makanya, meskipun sudah disiapkan berbagai peralatan untuk pengamanan tersebut, Presiden Jokowi menolak memakainya.
"Itu tadi disiapkan pengamanan-pengamanan itu, tapi rompi saja Presiden tidak mau pakai," katanya.
Johan mencontohkan dalam beberapa acara di Afghanistan termasuk kunjungan ke sejumlah tempat tampak Presiden Jokowi tidak mengenakan rompi anti-peluru termasuk saat kunjungan ke sebuah pasar di Kabul.
"Pas kunjungan itu (Presiden) enggak pakai, ke pasar juga enggak," katanya.
Sebelumnya, para pembantunya termasuk Komandan Paspampres Mayjend TNI (Mar) Suhartono bahkan Menlu Retno LP Marsudi sempat menyarankan kepada Presiden untuk membatalkan kunjungannya ke Afghanistan demi alasan keamanan.
Namun tekad dan komitmen kuat Presiden Jokowi untuk turut serta menciptakan perdamaian di Afghanistan membuatnya tetap berkunjung ke negara yang dipimpin Presiden Ashraf Ghani tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?