Ilustrasi kebakaran rumah. (Shutterstock)
Sekeluarga meninggal dunia dalam kebakaran di rumah Gunawan (81) di Pedongkelan Raya, RT 9, RW 9, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Kamis (1/2/2018), malam.
Sekeluarga yang meninggal dunia terdiri dari Gunawan beserta istri: Lani Sumanto dan kedua anak mereka: Edy (40), dan Chen Chen (38).
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Barat Komisaris Purnomo mengatakan penyebab kebakaran diduga dipicu tabung gas bocor.
Rumah Gunawan dipakai untuk tempat tinggal sekaligus tempat usaha.
"Kalau usahanya apa saya belum monitor lagi," kata Purnomo kepada Suara.com.
Saksi bernama Abdul Halim (40) mendengar ledakan sebanyak dua kali dari rumah Lani.
"Tidak lama kemudian tetangga berteriak bahwa ada api di belakang rumahnya, selanjutnya saksi keluar rumah dan melihat api sudah berada di atas rumah korban," kata Purnomo.
Sebanyak 21 armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
Kasus itu sekarang sedang ditangani Polsek Cengkareng dan Polres Metro Jakarta Barat.
Sekeluarga yang meninggal dunia terdiri dari Gunawan beserta istri: Lani Sumanto dan kedua anak mereka: Edy (40), dan Chen Chen (38).
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Barat Komisaris Purnomo mengatakan penyebab kebakaran diduga dipicu tabung gas bocor.
Rumah Gunawan dipakai untuk tempat tinggal sekaligus tempat usaha.
"Kalau usahanya apa saya belum monitor lagi," kata Purnomo kepada Suara.com.
Saksi bernama Abdul Halim (40) mendengar ledakan sebanyak dua kali dari rumah Lani.
"Tidak lama kemudian tetangga berteriak bahwa ada api di belakang rumahnya, selanjutnya saksi keluar rumah dan melihat api sudah berada di atas rumah korban," kata Purnomo.
Sebanyak 21 armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
Kasus itu sekarang sedang ditangani Polsek Cengkareng dan Polres Metro Jakarta Barat.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang
-
Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam
-
Bukan Gas Alam, Polisi Selidiki Unsur Pidana di Balik 126 Teror Api Sleman
-
Karhutla Naik Hampir Delapan Kali Lipat, Perlukah Indonesia Mulai Pikirkan Pembakaran Terkendali?
-
Kebakaran Akibat Lilin Pengusir Lalat, Begini Kondisi Rumah Anisa Rahma setelah Sebulan Berlalu
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana
-
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua
-
Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina
-
Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode
-
Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN
-
ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP