Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono [suara.com/Agung Sandy Lesmana]
Setelah ramai pemberitaan tentang Hotel Alexis, Polda Metro Jaya mengumpulkan 100 pengusaha hiburan malam, hari ini.
Kepada para pengusaha, polisi menekankan tak akan segan menggerebek tempat usaha yang dijadikan tempat perdagangan narkoba.
"Kami akan menindak tegas peredaran narkoba di tempat hiburan sesuai dengan arahan yang disampaikan oleh bapak kapolri dan bapak kapolda Metro Jaya, kita akan berperang melawan narkoba. Makanya kita kumpulkan dulu untuk diberi tahu, nanti teknisnya semuanya dari kami," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono usai pertemuan.
Semua pengusaha diajak ikut memberantas narkoba.
"Yang terpenting kita telah sepakat dengan asosiasi hiburan malam di Jakarta, dilarang dengan tegas, untuk tidak ada peredaran narkoba di tempat hiburan malam," katanya.
Polisi akan merekomendasikan kepada pemerintah untuk mencabut izin usaha kalau sampai mereka melanggar hukum.
"Polisi hanya (penindakan hukum terkait) peredarannya (narkoba). Tadi ada dari Pemda juga, (nanti) menjadi evaluasi pemerintah daerah," kata dia
Kepada para pengusaha, polisi menekankan tak akan segan menggerebek tempat usaha yang dijadikan tempat perdagangan narkoba.
"Kami akan menindak tegas peredaran narkoba di tempat hiburan sesuai dengan arahan yang disampaikan oleh bapak kapolri dan bapak kapolda Metro Jaya, kita akan berperang melawan narkoba. Makanya kita kumpulkan dulu untuk diberi tahu, nanti teknisnya semuanya dari kami," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono usai pertemuan.
Semua pengusaha diajak ikut memberantas narkoba.
"Yang terpenting kita telah sepakat dengan asosiasi hiburan malam di Jakarta, dilarang dengan tegas, untuk tidak ada peredaran narkoba di tempat hiburan malam," katanya.
Polisi akan merekomendasikan kepada pemerintah untuk mencabut izin usaha kalau sampai mereka melanggar hukum.
"Polisi hanya (penindakan hukum terkait) peredarannya (narkoba). Tadi ada dari Pemda juga, (nanti) menjadi evaluasi pemerintah daerah," kata dia
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Profil Alex Tirta, Pemilik Hotel Alexis yang Dulu Ditutup Anies Baswedan
-
Menilik 'Menu Istimewa' Hotel Alexis, Surga Dunia yang Karam di Tangan Anies Baswedan
-
Bos Hotel Alexis Alex Tirta Kembali Diperiksa Terkait Kasus Firli Bahuri Jumat Besok
-
Dicecar Wartawan Jelang Pemeriksaan Kasus Pemerasan Pimpinan KPK, Begini Reaksi Alex Tirta
-
Mengenal Alexis, Hotel Milik Alex Tirta yang Ditutup Saat Anies Baswedan Berkuasa
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah