Suara.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan Transjakarta Tanah Abang Explorer akan beroperasi kembali pada Sabtu (3/2/2018). Jam operasi mulai dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
"Jadi diulangi (Tanah Abang) Explorer bisa beroperasi (kembali besok)," ujar Andri di Balai Kota, Jakarta, Jumat (2/2/2018).
Sementara untuk angkot trayek Tanah Abang kata Andri, akan beroperasi pada Pukul 15.00 hingga pukul 08.00 WIB.
"Selanjutnya itu bisa dioperasikan untuk mikrolet itu saja," ujarnya.
Hal tersebut merupakan satu dari tiga kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Jakarta dengan pemilik dan sopir angkot usai melakukan pertemuan di Balai Kota. Kesepakatan pertama menyetujui program OK Otrip dan kedua mengatur operasional angkot dan Transjakarta Tanah Abang Explorer.
Nantinya bus Transjakarta Tanah Abang Explorer dan angkot bisa melewati jalan Jati Baru di jam-jam tertentu. Angkot mulai beroperasi mulai pukul 15.00 hingga pukul 08.00 di Jalan Jati Baru Raya. Sementara untuk Transjakarta Tanah Abang Explorer beroperasi pukul 08.00 hingga pukul 15.00.
Sementara kesepakatan ketiga, modal kerja akan ditanggung pemilik kendaraan atau koperasi.
Tak hanya itu, Andri menuturkan pihaknya mengizinkan sebanyak 15 angkot diperbolehkan mengetem di depan Stasiun Tanah Abang.
"Kami sudah mengatur untuk pengeteman paling banyak 15 mobil itu di stasiun Tanah Abang lama maupun Jatibaru Bengkel," ucapnya.
Baca Juga: Guru Tewas Dipukul Murid, Polisi Antisipasi Aksi Balas Dendam
Diizikannya angkot yang mengetem di depan Stasiun Tanah Abang untuk mengakomodir para sopir yang mengeluhkan tidak ada pendapatan lantaran penutupan jalan tersebut.
Andri juga menegaskan, pihaknya tidak memperbolehkan kendaraan pribadi melintas di Jalan Jati Baru.
"Jadi kekhawatiran mereka yang tak bisa ambil penumpang di Stasiun Tanah Abang lama dan Jatibaru Bengkel sudah terakomodasi. Itu yang boleh lewat hanya untuk kendaraan umum. Kendaraan pibadi nggak boleh. Motor nggak boleh," katanya.
Berita Terkait
-
Fahri Hamzah Kritik Program Anies Tak Sistematis dan Terencana
-
Sandiaga Akan Umumkan Solusi Naikkan Pendapatan Sopir Angkot
-
Trans Explorer Disetop, Sopir Angkot Tanah Abang: Sama Saja
-
Soal Rekomendasi Penataan PKL Jatibaru, Polda Optimis Disetujui
-
Angkot Tanah Abang Diizinkan Lagi "Ngetem" Depan Stasiun
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan