Suara.com - Satlantas Polres Bogor Kabupaten,Polda Jawa Barat masih melakukan penutupan terhadap sebagian arus lalu lintas di jalur Puncak khususnya dimulai dari titik TSI, Gunung Mas sampai Pos Polisi Jabar 9, Ciloto, Selasa (6/2/2018).
Kendaraan yang dari Jakarta hendak ke Puncak hanya bisa melintas sampai TSI. Begitu juga kendaraan dari Cianjur dialihkan menggunakan jalur alternatif ke Jonggol.
"Penutup sebagian jalur Puncak masih kami lakukan. Saat ini upaya evakuasi dilanjutkan di titik Riung Gunung," kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama.
Sementara itu, kondisi di jalur Puncak masih mendung, dan turun kabut tebal yang mempengaruhi jarak pandang sekitar tiga meter.
Tim SAR gabungan Brimob Polda Jabar, Polres Bogor, TNI, BPBD, Damkar sudah mulai melakukan pencarian diduga korban longsor di titik Riung Gunung.
Evakuasi dimulai dengan pemasangan terpal di tebing yang longsor setinggi 10 meter. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi longsor susulan pada saat tim menyisir dugaab korban yang bawah jalan.
Hingga berita ini diturunkan, sebelumnya kendaraan roda dua masih bisa melintas menuju Puncak. Namun karena ada pemasangan terpal dan evakuasi diduga korban, maka jalur ditutup total.
Kendaraan yang hendak ke Puncak dapat menggunakan jalur alternatif Sukabumi, sedangkan dari Cianjur dapat melalui Jonggol. [Antara]
Baca Juga: Telan 1 Korban, Mabes Polri Bakal Selidiki Longsor Bandara Soetta
Berita Terkait
-
Banjir dan Longsor Terjang Brasil, Enam Tewas Ribuan Orang Kehilangan Tempat Tinggal
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Potret Haru Pejuang Kemanusiaan, Petugas Evakuasi Korban Kecelakaan KRL Terkapar di Lantai
-
Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN