- Kemlu dan KBRI Tripoli memastikan PMI asal Cianjur berinisial AJ dalam kondisi aman dan sehat di Benghazi, Libya.
- KBRI Tripoli tengah menyelidiki dugaan penganiayaan AJ yang bekerja melalui jalur penempatan tidak resmi sejak Maret 2025 lalu.
- Kemlu terus berkoordinasi dengan otoritas setempat guna memastikan perlindungan optimal serta mengimbau masyarakat menggunakan jalur kerja resmi.
Suara.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan Pekerja Migran Indonesia (PMI) berinisial AJ yang bekerja di Benghazi, Libya Timur, berada dalam kondisi aman dan sehat menyusul beredarnya informasi dugaan penganiayaan oleh majikannya di media sosial.
Direktur Perlindungan WNI Kemlu Heni Hamidah mengatakan pihaknya bersama KBRI Tripoli langsung menindaklanjuti informasi yang beredar sejak 26 Juni 2026 tersebut.
"KBRI Tripoli telah memastikan saat ini kondisi AJ dalam keadaan aman, sehat, dan tidak mengalami cidera atau luka," kata Heni dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (30/6/2026).
Menurut Heni, KBRI Tripoli saat ini masih melakukan pendalaman bersama pihak-pihak terkait, termasuk AJ dan majikannya, guna memperoleh gambaran utuh mengenai peristiwa yang sebenarnya terjadi.
Hasil penelusuran awal juga menunjukkan bahwa AJ, yang berasal dari Cianjur, diketahui telah bekerja di Benghazi, Libya Timur, sejak Maret 2025 melalui jalur penempatan yang tidak sesuai prosedur.
Kemlu menegaskan KBRI Tripoli akan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan seluruh pihak terkait guna memastikan penanganan kasus serta perlindungan terhadap AJ berjalan optimal.
"Kementerian Luar Negeri kembali mengimbau masyarakat yang berencana bekerja di luar negeri agar menggunakan jalur prosedural sesuai ketentuan yang berlaku untuk memastikan pelindungan hak-hak dan keselamatan pekerja," ujar Heni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta
-
Ahok Buka Suara Soal Kericuhan di Belitung Timur: Harga Beli Timah Harus Sesuai Pasar
-
IM3 Istimewa Hadir, Paket Prabayar Kini Gabungkan Kuota, AI, Streaming hingga Roaming
-
Prabowo Ungkap RAPBN 2027: Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun
-
Revisi UU Pemilu Segera Masuk Tahap Formal, Rapim dan Bamus Digelar Selasa
-
Bahaya Maut Di Balik Karhutla, Ketika Asap Bisa Jadi Mesin Pembunuh Diam-diam
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Daftar Harga HP Xiaomi Agustus 2026, Lengkap Redmi dan POCO
-
Dasco: Dwikewarganegaraan Diaspora Akan Diberlakukan Terbatas dan Sangat Selektif
-
Dasco Jamin PDIP Tak Ditinggal di RUU Pemilu: Mereka Fraksi Terbesar