Suara.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan perusahaan media di Indonesia perhatikan kesejahteraan para wartawan. Pernyataan Bambang menanggapi Hari Pers Nasional pada 9 Februari 2018 besok.
"Sejak zaman Pak Harmoko (Ketua MPR), (Kesejahteraan wartawan) itu sudah diatur betul," kata Bambang di DPR, Jakarta, Rabu (7/2/2018).
Bahkan, lanjut Bambang, salahsatu syarat mengajukan surat penerbitan ke MPR, Harmoko meminta uang Rp1 miliar sebagai jaminan. Bila perusahaan tersebut tutup, maka para wartawannya sudah mendapat pesangon dari duit itu.
"Rp1 Miliar adalah sebagai jaminan karyawan pers, itu didepositokan selama setahun. Untuk apa? Untuk agar ketika terjadi goncangan atau penutupan di media itu, uang itu untuk pesangon karyawan, bukan bayar hutang," ujar Bambang.
"Manakala nanti terjadi kegagalan perusahaan, yang diselamatkan itu adalah wartawannya, kalau ada sisa baru karyawan lainnya," tutur Bambang.
Menurut Bambang, perusahaan media baik yang memperhatikan kesejahteraan wartawannya.
"Saya selalu percaya setiap penerbitan yang memiliki niat baik untuk betul-betul terjun di dunia jurnalistik itu pasti kesejahteraanya akan ada perhatian, karena wartawan itu aset," kata Bambang.
Semasa orde baru, Bamsoet pernah menjadi jurnalis di sekitar tahun 1985 sampai 1998. Dia pernah menjadi Jurnalis Harian Umum PRIORITAS (1985), Sekretaris Redaktur Majalah VISTA (1987) dan Pemimpin Redaksi Majalah INFO BISNIS (1991).
Masuk era reformasi, dia sempat menjadi Komisaris PT. Suara Irama Indah (1999), lalu kembali menjadi jurnalis dengan menjadi Pemimpin Redaksi Harian Umum Suara Karya yang merupakan media bentukan Golkar di tahun 2004. Di tahun yang sama, Bamsoet menjadi direktur di koran itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas