Suara.com - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menembak komplotan rampok yang membunuh warga Ciracas Jakarta Timur. Mereka adalah perampok senjata api dari geng Lampung Timur.
Polisi meringkus Sofyan Sabandi (25). Dia salah satu komplotan bandit yang menembak mati seorang pemuda bernama Ansyar Ridwan (22) di Jalan Tanah Merdeka, gang Pembina RT 15, RW 5, Susukan, Ciracas, Jakarta Timur.
Ansyar tewas dibunuh dengan ditembak, Selasa (6/2/2018) ketika berusaha menggagalkan aksi para pelaku pencurian bersenjata api. Polisi pun meringkus Soyfan dengan menembaknya, Kamis (8/2/2018) dini hari.
"Pelaku yang ditembak dibawa ke RS Polri dalam rangka pengobatan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (9/2/2018).
Saat menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yakni dua unit sepeda motor, satu pucuk senpi rakitan, empat butir peluru, satu buah kunci letter T, sebilah pisau dan dompet berbahan kain serta batu putih yang merupakan jimat milik Sofyan.
Dari hasil interogasi, Sofyan berperan sebagai joki ketika komplotan pencuri geng Lampung Timur ini beraksi. Polisi juga masih melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku lain yang kini masih buron. Mereka berinisial AM, Hen, dan MAT.
"Dari hasil pemeriksaan pelaku didapat keterangan bahwa saat melakukan aksi nya pelaku bersama 3 orang temannya," kata Argo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?