Suara.com - Komplotan perampok bersenjata api berhasil menggondol uang Rp200 juta dari seorang karyawan PT. Kharisma Usaha Sejahtera bernama Rury Hermawan.
Aksi perampokan itu terjadi saat korban hendak melakukan transaksi pembayaran pajak di salah satu bank swasta di Jalan Raden Inten, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (5/2/2018) kemarin.
"Awal kejadian ketika korban hendak membayar pajak di bank BCA, di dalam perjalanan, tiba-tiba pelapor (Rury) dipepet dua pengendara motor," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, Selasa (6/2/2018).
Ketika korban dipepet, salah satu pelaku menodongkan senjata api ke korban. Kemudian, pelaku lain merampas tas ransel milik korban yang berisi uang ratusan juta. Korban pun memberanikan diri dengan mengejar dan menabrak salah satu kendaraan pelaku hingga terjatuh.
Melihat kejadian itu, warga sekitar turut membantu korban dengan menangkap salah satu pelaku bernama Abdul Nasir. Namun, rekan Abdul yang mengendarai sepeda motor berhasil melarikan diri.
"Salah satu pelaku berhasil ditangkap warga," kata dia.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Duren Sawit Ajun Komisaris Nevo Suharjendro menambahkan polisi masih melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku yang berhasil kabur usai merampok korban.
"Yang tiga tersangka masih dalam pengejaran," kata Nevo saat dihubungi Suara.com.
Para pelaku merupakan komplotan perampokan yang biasa mengincar para nasabah bank.
Baca Juga: Makam Bayi Baru 40 Hari Dikubur Dirampok, Kain Kafan Hilang
"Komplotan ini memang perampok spesialis nasabah bank, mereka pemain lama," kata Nevo.
Berita Terkait
-
Hape Tertinggal di Rumah Korban, Dua Maling Dibekuk Polisi
-
Pencuri di Hotel Ibis Jakarta Gasak Uang Korban Sebesar Rp7 Juta
-
Jambret Berhasil Lari, Tapi Tabrak Kambing dan Dikeroyok Warga
-
Sakit Hati, Alasan Sang Teman Curi Barang Milik Ratu Meta
-
Mesin ATM Minimarket di Jakbar Dibobol Maling saat Toko Tutup
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin