Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku kehilangan ajudan terbaiknya yakni Fernando Alan Joshua Wowor, yang tewas tertembak oleh anggota Brimob Polri Briptu AR.
Hal ini dikatakan Prabowo dalam sambutan di peringatan Hari Ulang Tahun Partai Gerindra ke 10 tahun di kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta, Sabtu (10/2/2018).
"Saya sendiri kehilangan salah satu ajudan saya yang terbaik. Dia anak orang tidak berada. Dia juga tulang punggung keluarga. Ditembak tidak jelas," ujar Prabowo.
Polisi dari kesatuan Brimob Brigadir Satu AR menembak kader Gerindra Fernando Alan Joshua Wowor (25) di dekat Lipps Karaoke and Club, Jalan Sukasari 3, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/1/2018).
Prabowo pun menuturkan, dirinya berencana mengunjungi ibu korban yang berada di Minahasa, Sulawesi Utara pada esok hari, Minggu (11/2/2018).
"Karena dia (Fernando) anak buah saya, karena itu saya merasakan, mungkin itu yang dirasakan orang-orang yang mengalami kejadian-kejadian seperti itu," kata dia.
Lebih lanjut, mantan Danjen Kopassus pun meminta seluruh kader Partai Gerindra untuk tetap kuat dan tegar. Ia juga meminta seluruh kader untuk tetap mengabdi kepada rakyat, kebenaran dan membela rakyat.
"Itu tandanya seorang pendekar. Pendekar selalu bersama rakyat. Kami percaya kebenaran selalu menang, itu ajaran semua agama di dunia. Kebenaran selalu menang jangan ragu. kami berada di atas jalan yang benar," tandasnya.
Berita Terkait
-
FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi
-
Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah Imbas Rugi Terus
-
Slip of the Tongue 'Ndasmu' Prabowo di Penas: Gaya Autentik atau Asal?
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?
-
Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat
-
Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa
-
Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak
-
PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar
-
Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara
-
Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?