Suara.com - ABK (28), penumpang Go Car ternyata sedang hamil dua bulan ketika mengalami pelecehan seksual yang dilakukan Angrizal Noviandi (30), sopir taksi online, GoCar (Gojek) tersebut.
Saat Angrizal mulai melakukan aksi bejatnya, korban sempat mengutarakan sedang berbadan dua.
"Jadi (pelaku) sempat memaksa korban dan korban menyampaikan bahwa yang bersangkutan (sedang) hamil dua bulan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa (13/2/2018).
Aksi pelecahan Angrizal itu terungkap setelah korban melapor ke Polda Metro Jaya. Angrizal ditangkap penyidik Subdit Reserse Mobil Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya saat berada di kawasan Bekasi, Jawa Barat, Senin (12/2/2018) malam.
"Setelah mendapatkan laporan, penyidik kemudian bertindak, dan mendapatkan tersangka ada di Bekasi, kemaren sudah kita amankan," kata dia.
Polisi bahkan menembak bagian kaki Angrizal lantaran berusaha melarikan diri saat ditangkap. Terkait luka tembakan itu, sopir taksi online itu masih menjalani perawatam di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.
"Sudah kita obati di rumah sakit Kramatjati, sekarang tinggal kita perikasa," kata Argo.
Aksi pencabulan itu terjadi saat ABK menumpang mobil Grand Livina yang dikemudikan Angrizal di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.
Bukannya diantar ke lokasi tujuan, tersangka malah membawa korban ke sebuah tempat sepi. Setelah itu, Angrizal menggerayangi tubuh karyawan perusahaan swasta tersebut. Tak hanya dicabuli, tersangka juga merampok telepon genggam korban.
Baca Juga: Biadab, Ayah Diduga Perkosa Puterinya Berusia Delapan Tahun!
Usai aksi pencabulan itu dilakukan, Angrizal lalu menurunkan ABK di tepi jalan di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?