Suara.com - Ratusan pengemis memadati Vihara Dharma Bakti (Kim Tek Le) di Jalan Kemenangan III Petak Sembilan, Glodok, Taman Sari, Kota, Jakarta Barat, Jumat (16/2/2018).
Mereka bersamaan datang dan menunggu angpao atau amplop berisi sejumlah uang. Tradisi pembelian amplop ini dilakukan saban perayaan Imlek atau Tahun Baru Cina.
Di bawah teriknya matahari, para ibu dan anak-anak menunggu ampao seraya menggunakan payung.
Dari mereka, salah satunya Sunarti (63). Warga Pluit, Jakarta Utara itu segaja datang sejak pagi dan langsung menuju di halaman Vihara.
“Dari dari 08.00 WIB pagi. Tapi sampai sekarang belum dapat,” katanya kepada Suara.com, Jumat (16/2/2018).
Hal serupa juga diungkapkan Dina (45) warga Tanjung Priuk, Jakarta Utara. Dia sengaja datang bersama anak lelakinya. Tentangganya juga ikut.
“Saya kemarin kemari juga, tapi hujan jadi nggak dapat apa-apa. Ongkos sudah habis,” katanya.
Ia datang menumpang angkot. Duitnya sudah habis Rp80.000 untuk ongkos.
"Sekalian mau nonton barongsai juga, tapi belum ada,” katanya.
Baca Juga: Berpeci, Sandiaga Lepas Burung di Perayaan Imlek di Glodok
Seorang petugas Holison mengatakan sejak kamis (15/2/2018), sejumlah pengemis tersebut datang.
“Sebagian ada yang tidur di sini, ada juga yang baru datang,” katanya.
Jika sebagian dari pengemis tersebut sudah mendapatkan sejumlah uang yang sengaja dibagi oleh pengunjung vihara untuk beribadah.
“Satu orang masing-masing di bagi Rp5.000 hingga Rp10.000 ribu saja,” ungkapnya.
Ia menjelaskan peraturan pembagian uang tersebut, pengunjung datang lalu mengumpulkan uang untuk angpao di dalam tempat khusus yang sudah disediakan.
“Jadi uangnya di kumpulkan dulu di sini. Baru dibagikan. Jangan langsung dibagi ke pengemisnya. Bisa rebutan dan menimbulkan kekacauan. Kalau sudah terkumpul baru petugas yang membagikan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker