Suara.com - Sejumlah warga yang tinggal di pertigaan perbatasan Desa Kaliakah dan Banyubiru, Kabupaten Jembrana, Bali, protes terkait pemasangan baliho bergambar model berbikini milik salah satu hotel.
"Protes warga tersebut langsung ditindaklanjuti Satpol PP dengan menurunkan baliho itu. Situasi sekarang sudah kondusif," kata Kapolsek Negara Komisaris Ketut Maret, Jumat (16/2/2018).
Kamis (15/2/2018) malam sekitar pukul 19.30 WITA, warga penyanding menyatakan keberatan saat pihak hotel memasang baliho di pinggir jalan raya Denpasar-Gilimanuk tersebut.
Warga bernama Mursidin menilai gambar model berbikini pada baliho itu tidak pantas dipajang di tempat umum.
Meskipun diprotes, tiga pekerja dengan diawasi pemilik hotel beserta anaknya tetap memasang baliho itu, dengan alasan sudah mendapatkan izin dari Dinas Pelayanan Perizinan Terpadu Jembrana.
Karena baliho itu tetap dipasang, warga yang keberatan lantas melapor ke aparat Desa Kaliakah, karena meskipun berbatasan dengan Desa Banyubiru, pemasangan baliho itu masuk wilayah Kaliakah.
Aparat desa termasuk Satpol PP yang datang ke lokasi memutuskan untuk mematikan lampu pada baliho tersebut, agar tidak menarik perhatian masyarakat yang melintas.
Selain itu, pemilik hotel akan dipanggil untuk diajak musyawarah, agar mengganti gambar pada papan reklamenya dengan model yang lebih pantas. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Amsal Sitepu Divonis Bebas, Anggota DPR Desak Jaksa Diberi Sanksi Akibat Dakwaan Gagal
-
Jakarta 'Dikepung' Sampah, Pramono Anung: Sebentar Lagi Terselesaikan
-
Surat Keterangan Pendidikan Gibran Digugat, Subhan Palal Sebut Tidak Sah dan Harus Batal Demi Hukum
-
Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak
-
'Sudah Sampai di Situ', Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?
-
Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang
-
Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global
-
Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook