Suara.com - Muncul lagi foto berisi penangkapan seseorang yang dituduh sebagai anggota Partai Komunis Indonesia di media sosial. Dalam foto yang viral itu, nampak seorang warga bertelanjang dada diringkus warga di kawasan Tebet, Jakarta Selatan karena diduga hendak menculik pemuka agama.
Kapolsek Tebet Komisaris Maulana Jali Karepesina menyampaikan, informasi penangkapan pemuda yang sudah babak belur itu bukan karena dicurigai warga ingin melakukan penculikan terhadap ustad.
"Itu hoax," kata Maulana kepada Suara.com, Minggu (16/2/2018).
Maulana menyampikan, lelaki bernama Iwan Belong itu dihakimi massa karena dituduh melakukan pencurian sebuah telepon genggam milik Abdul Hadi di Jalan Tebet Barat IX C, Tebet Barat, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (13/2/2018) malam.
"Ya itu tersangka pencurian," kata dia.
Setelah kejadian, pelaku juga sempat digelandang ke kantor polisi. Namun, saat dilakukan pemeriksaan, kondisi kejiwaan Iwan dinyatakan tak waras.
"Setelah mendengar tersangka sakit jiwa dan dari keluarganya juga menyatakan tersangka pernah dirawat di RS Jiwa," kata Maulana.
Polisi juga tidak menindaklanjuti kasus tersebut, karena korban pencurian tak jadi membuat laporan setelah pelaku dinyatakan menderita gangguan jiwa.
“Setelah kami amankan 24 jam, selain pelapor tidak mau buat LP setelah mendengar tersangka sakit jiwa," kata dia.
Baca Juga: FPI Benarkan Tiket Pulang Rizieq, Polisi Bilang Itu Hoax
Penyebar Hoax Penculikan Ustad Dicari
Meski demikian, polisi masih menelusuri pihak yang sengaja menyebarkan isu penangkapan tersebut dengan teror penculikan pemuka agama. Polisi masih mencari pelaku yang menyebarkan berita hoax itu di medsos.
"Ini lagi dilakukan penyelidikan. Masih kami himpun informasinya," katanya.
Dia juga berharap, masyarakat tak terpancing dengan adanya informasi yang berkembang di dunia maya. Sebab, menurutnya, kabar hoax itu bisa memicu keresahan di masyarakat.
"Orang-orang ingin buat situasi Kamtibmas tidak kondusif," kata Maulana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok