Suara.com - Kepolisian Sektor Kuta Selatan, Bali mengungkapkan bahwa warga negara Australia bernama Anthony Gallagher (61) yang tewas akibat tersengat listrik, Rabu (14/2/2018). Ternyata Anthony tewas karena kecelakaan kerja.
"Berdasarkan hasil penyelidikan kasus warga Australia tersengat listrik itu murni karena kecelakaan kerja," kata Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Nengah Patrem di Denpasar, Jumat (16/2/2018).
Berdasarkan keterangan saksi korban Anthony Gallagher, Rabu (14/2/2018) sekitar pukul 11.30 WITA korban sedang berada di rumahnya di kawasan Jimbaran, Bali, membersihkan lantai kolam menggunakan mesin pembersih kolam.
Korban awalnya menarik kabel mesin pembersih kolam tanpa menggunakan alas kaki dan langsung menghubungkan kabel ke sumber arus listrik dan seketika korban berteriak serta terpental.
Selanjutnya saksi yakni Hadi Purnomo langsung menarik kabel untuk memutus arus listrik dan selanjutnya memindahkan korban dari taman ke dalam rumah.
Namun setelah dilakukan pengecekan ternyata korban sudah tidak bernyawa.
Selanjutnya polisi langsung berkoordinasi dengan Konsulat Jendral Australia di Bali untuk menyampaikan kondisi warganya yang mengalami kecelakaan.
Sementara itu, jenazah korban sampai saat ini masih dititipkan di ruang jenazah RSUP Sanglah menunggu tindak lanjut dari keluarga korban. (Antara)
Baca Juga: Libur Imlek, Bogor-Cikampek Ditempuh 9 Jam Lewat Tol
Berita Terkait
-
Bertemu Moeldoko, Australia akan Perkuat Kerjasama Militer
-
Innalillahi, Pelukis di Menteng Tewas Dililit Ular Peliharaannya
-
Aftech Dorong e-KTP Dimanfaatkan untuk Layanan Jasa Keuangan
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Korupsi Investasi Blok BMG Pertamina
-
Korban Robohnya Proyek LRT Masih Dirawat di Rumah Sakit
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah