Suara.com - Sebanyak 3 perampok mengikat dan menelanjangi pemuda berinisial OM (20) di Kemang, Jakarta Selatan. OM dirampok dan hampir diperkosa oleh 3 lelaki itu.
Peristiwa ini berawal saat OM curhat di sebuah grup Facebook komunitas gay. Curhatan itu berisi permohonan bantuan uang.
Curhat itu pun dibaca salah satu pelaku, Raden Pambudi (32). Dia ada di grup gay Jakarta Selatan.
Tiga pelaku itu kemudian meminta nomor telepon pribadi OM dengan modus akan memberikan pekerjaan. Mereka pun janjian di salah satu mal di Jakarta.
"Nah yang akhirnya pada Selasa kemarin si tersangka membalas akun korban dan meminta nomor WhatsApp setelah diberi nomor WhatsApp akhirnya mereka berkomunikasi antara tersangka 1 dan korban dan berjanji untuk bertemu di salah satu mall, nah setelah bertemu," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/2/2018).
Setelah bertemu, OM diajak menumpang mobil Toyota Calya warna silver. Mereka pun pergi bersama. Saat sudah berada di dalam mobil, Pambudi dan dua rekannya yakni Raden Satria (21), dan Rizal (17) kemudian memberikan OM minuman beralkohol hingga mabuk.
"Si korban ini pergi bersama ketiga tersangka dengan menggunakan satu kendaraan," kata dia.
Setelah itu, OM ditelanjangi. Sebelum ditelanjangi, Pambudi dan rekannnya membekap mulut dan mengikat tangan serta kaki korban. Tapi perkosaan urung dilakukan karena OM tidak ereksi.
Korban pun dibuang di Jalan Kemang Timur V, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (21/2/2018) dini hari.
Baca Juga: Rampok yang Telanjangi Pemuda di Kemang dari Komunitas Gay
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT