Suara.com - Ratusan massa gabungan ormas berdemo di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jumat (2/3/2018). Mereka meminta KPU loloskan Partai Bulan Bintang menjadi peserta Pemilu 2019.
Di antara ormas yang berdemo adalah FPI dan GNPF Ulama. Kedua ormas itu pernah mendemo Basuki Tjahaja Purnama dan menuntutnya untuk dipenjarakan karena kasus penistaan agama. Tuntutan itu berlangsung saat Pilkada DKI Jakarta 2017.
Salah satu koordinator pendemo, Jonson mengatakan demo itu menuntut KPU loloskan PBB. Dia klaim PBB adalah patai umat Islam.
“Melihat melihat dari sidang, sudah jelas ini adalah permainan. Ini adalah kezoliman oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dari KPU Papua dan KPU Manokwari Selatan,” ujar Jonson di halaman kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Jum'at (2/3/2018).
Ratusan polisi dan tentara menjaga demo itu. Polisi juga menyiagakan mobil antihuru-hara di bahu jalan Iman Bonjol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump
-
Koalisi Masyarakat Sipil Kritik Keras TNI: Bukan Revitalisasi, Ini Darurat Reformasi!
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk
-
Sepekan Jalan Kayu Mas Utara Ambles, Warga Pulogadung Waswas Menanti Perbaikan
-
Mahfud MD Sebut KPK Pintar dan Cerdik Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Usut Pelecehan Seksual Juri Tahfidz TV Syekh AM, Komisi III DPR Bakal Panggil Korban ke Parlemen
-
Komnas HAM Sebut Pemulihan Andrie Yunus akibat Penyiraman Air Keras Butuh Waktu 6 Bulan
-
Usut Kebrutalan Oknum TNI, Komnas HAM Kantongi Laporan Medis Andrie Yunus dari Tim Dokter RSCM
-
Misteri Mobil Dinas Pelat B Buat Mudik Terungkap, Pemprov DKI: Punya Instansi Lain!
-
Abaikan Perintah Donald Trump, Presiden Meksiko Tetap Lakukan Hal Ini untuk Kuba