Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono meyakini, publik lagi tak mau Joko Widodo menjadi presiden melalui Pilpres 2019.
Rekan separtai Prabowo Subianto ini melandaskan keyakinannya pada hasil survei sejumlah lembaga yang menyatakan, 60 persen masyarakat Indonesia menginginkan presiden baru pada tahun 2019.
Rujukan lain yang dipakai Ferry adalah hasil pemilihan Gubernur DKI Jakarta lalu, yang menginginkan agar Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak lagi menjadi gubernur.
"Merujuk 60 persen warga Jakarta ingin Gubernur baru. Seperti ada Anies Baswedan- Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono-Silvy. Hasilnya kan hampir 60 persen menang Anies," kata Ferry dalam diskusi bertajuk 'Jokowi, Pilpres dan Kita' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/3/2018).
Ferry lantas mengklaim, Prabowo Subianto akan menjadi presiden baru melalui pilpres mendatang.
Setidaknya, kata Ferry, penghidupan warga yang masih sulit pada era Jokowi, tingkat pertumbuhan ekonomi yang stagnan, serta membengkaknya jumlah utang negara menjadi alasan utama publik menginginkan presiden baru.
"Pertumbuhan ekonomi Indonesia juga turun menjadi 5 persen sehari. Daya beli juga turun, Impor beras 500 ribu ton terbesar di indonesia, nelayan dipaksa tak menggunakan alat tangkap cantrang," katanya.
Kesemua itu, klaim Ferry, menurunkan persentase keterpilihan alias elektabilitas Jokowi.
Baca Juga: Nenek Penyekap 5 Anak Adopsi Tetap Bungkam
Berita Terkait
-
Dosen Paramadina: Jokowi Kalah Kalau Lawan Kotak Kosong
-
Dilaporkan Fadli Zon, Bareksrim Bakal Periksa Ananda Sukarlan
-
Diduga Fitnah Prabowo, Pengacara Laporkan Akun @Beritatemanpintar
-
Mendadak Salat Jumat di Istiqlal, Jokowi: Saya Kangen Masjid Ini
-
Pilgub Jabar, Prabowo Akan "Turun Gunung" untuk Sudrajat-Syaikhu
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan