Suara.com - Pengurus dan kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) se-Aceh meminta ketersediaan Prabowo Subianto untuk segera mendeklarasikan diri sebagai calon presiden dalam waktu dekat.
"Kami segenap keluarga besar Dewan Pimpin Daerah dan Dewan Pimpinan Cabang Gerindra Se Aceh menyatakan sikap bersama 2019 yakni menyatakan dukungan penuh kepada Prabowo Subianto untuk menjadi calon Presiden tahun 2019-2024," kata Ketua DPD Gerindra Aceh, T A Khalid di Banda Aceh, Rabu (14/3/2018) seperti dikutip dari Antara.
Pernyataan bersama tersebut dibacakan langsung Ketua DPD Partai Gerindra Aceh, T A Khalid dihadapan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Laksdya TNI (Purn) Moekhlas Sidik, wakil ketua umum, pengurus partai dan turut hadir Ketua Fraksi Gerindra-PKS DPR Aceh Abdurrahman Ahmad .
Dalam pernyataan bersama tersebut, pengurus dan para kader partai Gerindra se Aceh menyatakan kesiapan dalam memperjuangkan dan memenangkan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden yang akan berlangsung 2019.
Pernyataan bersama yang ditanda tangani pengurus DPW dan DPC tersebut juga memberikan alasan dan pertimbangan mendasar pemberian dukungan tersebut kepada Prabowo Subianto. Diantaranya, Prabowo dianggap mampu membangkitkan keterpurukan ekonomi.
Setelah membacakan pernyataan bersama, Ketua DPD Gerindra Aceh menyerahkan langsung kepada Ketua Harian DPP Gerindra. Selanjutnya, hal itu akan disampaikan langsung kepada Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Laksdya TNI (Purn) Moekhlas Sidik menyatakan pihaknya menyambut positif terkait dukungan ini.
"Kekuatan partai ada di daerah yakni mulai provinsi, kabupaten/kota, ranting kecamatan dan anak ranting desa dan Ketua DPD Aceh dan jajarannya mendeklrasikan bahwa seluruh kekuatan kita di Aceh struktur partai mengusulkan agar Gerindra mengusung Prabowo sebagai Presiden," katanya.
Baca Juga: Menelisik Motif Penembakan Mobil Anak Buah Wali Kota Risma
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'
-
Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi Dana Hibah, Akan Jadi Saksi Besok