Suara.com - Puluhan pekerja di proyek Light Rail Transit (LRT) kawasan Jalan MT Haryono, Jakarta masih menganggur pasca dua kali kebocoran pipa gas milik PGN di sana. Para buruh tetap pakai seragam kerja, tapi hanya duduh-duduk di bawah halte Transjakarta di depan kantor Badan Narkotika Nasional (BNN).
Mereka adalah para pekerja PT Adhi Karya.
Salah seorang karyawa, Afandi (22) sudah menunggu sejak pagi di dekat lokasi proyek. Dia pakai seragam lengkap bertuliskan PT Adhi Karya dan rompi keselamatan berwarna hijau terang (hijau stabilo)
Ia mengaku belum mendapat perintah dari atasannya untuk waktu kembali bekerja.
"Belum tahu kapan bisa kerja lagi. Nunggu arahan dari atasan. Jadi ini cuma nunggu aja. Kalau ada arahan sudah bisa, baru kita kerjakan," ujar Afandi kepada suara.com, di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Kamis (15/3/2018).
Afandi dan kawan-kawannya tak khawatir dengan ancaman kebocoran gas. Sebab PGN sudah mengatasi kebocoran itu.
Puluhan karyawan PT Adhi Karya sejak pagi sudah menunggu di bawah jembatan penyebrangan dan tenda Polres yang berdiri di pinggir jalan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal