Suara.com - Laju kendaraan di sepanjang Jalan MT Haryono, Jakarta Timur dari arah Cawang menuju Pancoran berjalan lancar, Kamis (15/3/2018). Sebelumnya lalu lintas tersendat karena kebocoran pipa gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN).
Pipa gas milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN) kembali bocor Rabu malam. Sebelumnya, kebocoran pipa pertama kali terjadi, Senin (12/3/2018).
Jalan tersebut sempat ditutup beberapa jam hingga akhirnya dapat kembali dilintasi kendaraan.
Dari pantauan suara.com tidak ada penjagaan khusus di lokasi. Tempat terjadinya kebocoran gas yang saat ini tengah diperbaiki. Terlihat masih di pasang garis polisi.
Sebelumnya, pipa gas bumi milik PGN di Jl MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, yang tertanam 1,5 meter dari permukaan tanah, mengalami kebocoran, Senin (12/3/2018) pukul 19.50 WIB karena terkena mata bor dari kegiatan pemasangan tiang pancang proyek LRT.
Akibatnya, sejumlah pelanggan gas PGN yang berada di kawasan Kalibata dan Rusun Bidaracina sempat terdampak kejadian tersebut.
Namun, setelah melalui perbaikan sejak Selasa siang (13/3/2018), kebocoran pipa gas tersebut telah diselesaikan pada Rabu pagi dan PGN memastikan penyaluran gas ke pelanggan sudah berjalan normal.
Rachmat mengatakan saat ini di lokasi kejadian sudah ditutup oleh polisi dan lalu lintas juga sudah dialihkan.
PGN, lanjutnya, terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian sambil melakukan mekanisme penutupan keran (valve) untuk meminimalkan meluasnya dampak dari kebocoran pipa gas itu. (Lili Handayani).
Baca Juga: Bersama Anies, Luhut akan Bereskan Lahan Proyek LRT Jabodetabek
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut
-
Dicecar Polisi 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea, Pandji Bantah Tuduhan Penistaan Agama
-
Rayakan HUT ke-18 Partai Secara Sederhana, Sejumlah Elite Gerindra Mulai Berdatangan ke Kertanegara
-
Petaka di Jalur Besi Tanah Sareal: Warga Penjaga Palang Pintu Tergeletak Usai Tertemper Kereta
-
Sambut Praja IPDN, Wamendagri Bima Arya Tekankan Fokus Pemulihan Permukiman Warga Aceh Tamiang