Suara.com - Badan Narkotika Nasional menargetkan membongkar 26 sindikat besar peredaran narkoba pada tahun 2018.
Kepala BNN Inspektur Jenderal Heru Winarko mengatakan, target itu meningkat dari tahun 2017 yang mengungkap 24 sindikat.
Hal ini dikatakan Heru saat diskusi bertajuk ”Pemerintah Serius Tangani Narkoba” di Gedung Serbaguna Kementerian Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (20/3/2018).
"Untuk target BNN, khusus untuk sindikat. Untuk Polda bisa sindikat dan bandar-bandar. Kami tahun lalu itu (mengungkap) 24 sindikat, sekarang 26 sindikat di tahun 2018," ujar Heru.
Heru menjelaskan, sindikat narkoba ada yang dari dalam dan luar negeri. Tetapi, mantan Diputi Bidang Penindakan KPK ini tidak menyebutkan jumlah sindikat narkotika yang beroperasi.
Dirjen Bea Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengatakan, mafia narkoba bagian dari sindikat. Dengan begitu, aparat penegak hukum harus bekerja decara bersama-sama untuk memerangi mereka.
"Narkoba ini musuh bersama. Jadi kita harus bersama-sama kalau mau memerangi mereka," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara