Suara.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri mengungkap penyelundupan narkotika jenis ganja sintetis yang berasal dari Cina. Narkoba tersebut dikirim melalui jasa pengiriman barang internasional menuju Bali.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri Brigadir Jenderal Eko Daniyanto menjelaskan pengungkapan dari koordinasi dengan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Senin (19/3/2018).
"Ini kami amankan setelah kami cek itu golongan I narkotika jenis Cannabinoid Sintetis, dalam bentuk serbuk berwarna putih ke kuning-kuningan," kata Eko, Kamis (22/3/2018).
Kemudian, tim penyidik melakukan pengembangan mencari alamat pengiriman paket jasa tersebut yang rencana dikirim ke Bali. Pengiriman paket narkoba tersebut melalui jasa pengiriman FEDEX. Kemudian dihubungkan dengan agen FEDEX RPX yang berada di Bali.
Polisi mendapatkan alamat paket narkoba serbuk yang akan ditujukan atas nama Michael Ardana dengan alamat Jalan Pemuda III nomor 23, Renon, Denpasar, Bali.
"Ini dalam bentuk serbuk 5 - Flouro ADB dengan berat 500 gram (paket narkoba dari Cina)," ujar Eko.
Selanjutnya, anggota melakukan pengejaran, Selasa (20/3/2018). Anggota mendatangi lokasi alamat yang dituju sudah ada tersangka pemerima barang atas nama Krisna Andika Putra (20) yang akan menerima barang tersebut.
Hasil pemeriksaan intesif terhadap Krisna, rencana paket narkoba tersebut juga akan diserahkan kepada Anak Agung Ekananda (24) ditangkap di Jalan Budi 48, DPS Pemecutan Kaja.
Selanjutnya, Agung diminta menunjukan lokasi rumahnya di Jalan Jalan Tunjung Sari, Perum Pesona Paramita 2, Denpasar, Bali.
Baca Juga: Ketua DPR Ingatkan Relawan Ganjar Tak Anarkis Saat Kampanye
"Kami lakukan penggeledahan ditemukan home industri serta bahan -bahan pembuatan ganja sintetis," Tutup Eko.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat