Suara.com - Forum Silahturahmi Takmir Masjid (FSTM) Jakarta menggelar halaqoh takmir masjid dan sholat dzuhur berjama'ah di masjid jami' Al-Falaah di Jalan Masjid I, No 12 Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (22/3/2018)
Kegiatan halaqoh dan sholat dzuhur berjamah ini bertujuan untuk membangun kesadaran bersama masyarakat Jakarta agar memanfaatkan masjid sebagai rumah ibadah dan syiar agama sesuai tema yakni "Mewujudkan Masjid Sebagai Wadah Pemersatu Umat dan Bangsa" dan menyebarkan gerakan islam yang rahmatan lil alamin.
“Halaqah bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para takmir masjid tentang pentingnya menjaga rumah ibadah dari hal-hal yang tidak sesuai dengan syari'at Islam,” papar Koordinator FSTM Jakarta, Husny Mubarok Amir.
Husny menjelaskan, kehadiran FSTM Jakarta untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada para takmir masjid dan pengurus masjid agar bisa memanfaatkan masjid sebagai rumah ibadah dan kegiatan-kegiatan keagamaan lainya, seperti pengajian dan pemberdayaan ekonomi umat serta menyelenggarakan kegiatan pada saat peringatan hari besar islam.
"Peran takmir masjid, dan tokoh masyarakat alim ulama sangat strategis untuk terus mengkampanye tentang fungsi dan kegunaan rumah ibadah khususnya masjid sebagai Baitullah, sebagai pemersatu umat," jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan ikhtiar untuk mendampingi umat dalam menjaga kultural agar tetap bersatu padu membangun bangsa. Pasalnya, masjid memiliki peran penting dan potensi yang begitu besar.
"Ada tiga unsur potensi yang harus dikembakan yaitu pelatihan imam masjid, takmir masjid, dan aktivis masjid seperti remaja masjid, " jelasnya.
Sementara itu, Ahmad Muslim Wakil Koordinator FSTM Jakarta tidak menilai bahwa saat ini fenomena maraknya aksi teroris dan gerakan radikalisme yang mengatasnamakan agama seperti jihad masih menjadi ancaman bagi masyarakat dan negara. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini juga sebagai bagian peran penting para takmir masjid agar bisa menjaga masjid dari ancaman gerakan radikalisme.
"Dari masjid, kita serukan gerakan anti kekerasan dan radikalisme, mari kita kampanyekan hidup damai rukun demi terciptanya keutuhan NKRI. Pasalnya, adanya pembiasan pemaknaan jihad yang melukai nilai-nilai kemanusiaan dan berlawanan dengan teks-teks ajaran Islam sendiri," bebernya.
Ia menilai, tidak dipungkiri saat ini banyak masjid di Jakarta yang dijadikan tempat penyebaran faham dan gerakan radikalisme. Oleh karenanya untuk memutus mata rantai, pihaknya terus gencar menyebarkan virus bahwa islam itu merupakan agama yang cinta damai anti kekerasan dan mengkampanyekan gerakan islam yang rahmatan lil alamin, mencitai sesama umat manusia dan saling merangkul tanpa memandang suku, ras, agama dan golongan.
“Dengan kata lain, tantangan kekinian yang dihadapi bangsa Indonesia adalah radikalisme. Radikalisme berpuncak pada terorisme, akibatnya, bangsa Indonesia dilanda krisis multidimensi dan dekadensi moral," tutupnya.
Halaqoh takmir masjid ini diikuti oleh perwakilan takmir masjid dari dua wilayah yakni Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Dengan pembicara diantaranya Habib Syafiq bin Syech Abu Bakar bin Salim, KH Ma'mun Al Ayyubi, KH Soleh Sofyan dan Ustadz Atok Al Jawawi.
Berita Terkait
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
-
Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia
-
Bayar Zakat Bisa Sekaligus Pangkas Pajak? MUI Dorong Pemerintah Ubah Skema Tax Credit
-
Dompet Dhuafa Dukung Pembangunan Masjid Al Muttaqin sebagai Islamic Culture Center di Chiba, Jepang
-
Komunitas Muslim di Jepang Terus Bertambah: Mengapa Kebutuhan Masjid Kian Mendesak?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
6 Kombinasi Lipstik Ombre untuk Kulit Kuning Langsat, Bibir Makin Fresh dan Berdimensi
-
Satu Kalimat Bisa Bikin Pasar Goyang, Alasan Presiden Prabowo Perlu Pidato Pakai Teks
-
Candu Solusi Instan: Pemberdayaan UMKM atau Kegagalan Cipta Lapangan Kerja?
-
Kesan Singkat Berkendara Isuzu Traga AC yang Kini Dilengkapi Fitur Isuzu Link
-
Di Mana Beli Bendera Merah Putih Ukuran Besar? Ini Rekomendasi Tempat dan Kisaran Harganya
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 6 Agustus 2026, Terhindar dari Kesepian dan Kesulitan
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok