Suara.com - Polisi masih menelusuri laporan hilangnya gadis asal Palestina bernama Heba Ny Almassri (16), dari rumahnya di Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Berdasarkan dokumen yang diterima kepolisian, Heba yang tinggal bersama keluarganya tercatat sebagai pengungsi.
"Status mereka pengungsi," kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan Kompol Alexander Yurikho kepada Suara.com, Rabu (28/3/2018).
Namun, Alexander tak merinci alasan dan berapa lama gadis asal Palestina itu tinggal di Indonesia sebagai pengungsi.
Sebab, kata dia, polisi keinian masih menelusuri dokumen yang diberikan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) atau Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi, guna menelusuri soal adminstrasi keimigrasian Heba dan keluarganya.
"Dokumen keimigrasian atau kependudukan yang ada masih kami klarifikasi ke UNHCR," jelasnya.
Heba dilaporkan hilang sejak meninggalkan rumahnya pada 17 Maret 2018. Gadis asal Palestina itu diduga dibawa kabur laki-laki berusia 20 tahun berkewarganegaraan Irak berinisial KA.
Sejak menerima laporan pada Senin (26/3) pekan ini, polisi juga sudah mendatangi Rumah Susun Bidara Cina, Blok 1B, Nomor 147, Cawang, Jakarta Timur.
Rusun itu diduga menjadi tempat persembunyian Heba selama kabur bersama pelaku.
Baca Juga: Ketua F-Golkar DPR: Kalau Masih Membual, Setnov Saya Laporkan
Namun, Heba dan terduga pelaku penculikan tak ditemuka saat petugas polisi menyantroni rusun tersebut.
Berita Terkait
-
Gadis Palestina Hilang di Ciputat, Diduga Dilarikan Warga Irak
-
Tabrakkan Diri ke Kereta, Deny Tewas Setelah Terseret 200 Meter
-
Karier Gunawan sebagai Begal Bengis Berakhir di Tangan Warga
-
Maut di Tanjakan Emen! Ibunya Tewas, Bayi Elmira Luka Berat
-
40 Ambulans Bawa Korban Kecelakaan Tanjakan Emen ke Tangsel
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan