Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mencabut Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) PT Grand Ancol Hotel yang merupakan pengelola unit usaha Alexis.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan Malam Jakarta, Erick Halauwet, menilai seharusnya Pemprov Jakarta membina Alexis, bukannya malah mencabut TDUP Alexis.
"Ya, kalau ada salah dibinalah, jangan dibinasakan. Diberikan peringatan satu, peringatan dua. Orang salah, mbok ya dimaafin," ujar Erick, saat dihubungi, Kamis (29/3/2018).
Menurut Erick, jika mengacu pada aturan, Pemprov DKI harus terlebih dahulu memberi peringatan sebelum menutup Alexis. Ia pun mencontohkan penutupan Diskotek Diamond, yang berdampak pada ratusan karyawan yang menjadi pengangguran.
"Iya (harus diberi peringatan). Namanya regulasi, pemerintah kan harusnya jangan tangan besi gini. Ya, contohnya kayak Diamond, yang dirugikan kan Diamond-nya," kata dia.
Lebih jauh, Erick bahkan menyebut kepemimpinan Anies (dengan kebijakan ini) bergaya 'tangan besi' melebihi era Orde Baru di bawah pimpinan Presiden Soeharto.
"Iyalah, (harus) dibinalah. Ini sih lebih tangan besi dari zaman Soeharto kalau saya bilang," tandasnya.
Di sisi lain, Erick pun memastikan jika tempat usaha hiburan yang masuk organisasi Aspija itu sudah mengikuti aturan Peraturan Daerah.
"Kami sih taat sama aturan. Namanya narkoba, prostitusi, kita larang. Itu sudah komitmen kami," tandasnya.
Baca Juga: Anies Kerahkan 30 Satpol PP Tutup Alexis, Semuanya Perempuan
Untuk diketahui, penutupan seluruh unit usaha Alexis dilakukan menyusul pencabutan TDUP milik PT Grand Ancol Hotel.
Anies meneken surat pencabutan TDUP perusahaan itu pada 22 Maret 2018. Pencabutan itu dilakukan karena unit usaha Alexis dinilai terbukti melakukan praktik prostitusi dan perdagangan perempuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu