Suara.com - Polisi menggrebek tempat pembuatan senjata api ilegal di Gang Haji Banteng, Jalan Ki Hajar Dewantoro, Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (4/4/2018). Tiga orang berinisial A,H dan O diamankan dalam penggrebekan ini.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Harry Kurniawan mengatakan, senjata api tersebut dijual secara online. Motif penjualan murni bisnis.
“Senjata api itu diperjualbelikan dalam motif bisnis. Jenis senjata api pendek,” ungkap Harry di lokasi.
Selain senjata api, polisi juga menemukan campuran bahan peledak dan benda mencurigakan mirip bom pipa. Meski begitu, polisi belum menemukan indikasi apakah tiga orang tersebut merupakan jaringan teroris. Tiga orang yang diamankan tersebut pun statusnya saat ini masih dalam proses pemeriksaan.
“Sementara belum ada, motifnya murni diperjualbelikan melalui akun media sosial,” tutup Harry.
Sampai saat ini, polisi masih memeriksa rumah tersebut. Belum ada keterangan berapa orang yang ditangkap dalam penggrebekan ini. Barang bukti yang disita polisi pun belum diketahui secara lengkap. Selain polisi bersenjata, mobil gegana juga terparkir di lokasi.
Kapolrestro Tangerang Kota, Kombes Harry Kurniawan mengatakan, pihaknya menangkap tiga orang dalam penggrebekan itu.
Selain senjata api, polisi juga mengamankan campuran bahan peledak dan benda mencurigakan yang bentuknya seperti bom pipa. Meski begitu, polisi masih mendalami temuan benda seperti bom pipa tersebut.
Beberapa barang bukti yang disita polisi pun saat ini dibawa oleh tim puslabfor untuk diteliti. (Anggy Muda)
Baca Juga: Polisi Sergap 3 Orang di Rumah Perakitan Senjata Api di Tangerang
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno