Suara.com - Kejaksaan Negeri Tigaraksa saat ini tengah membidik 73 Desa di Kabupaten Tangerang, yang belum melunasi tunggakan Program Beras Miskin (Raskin) atau saat ini disebut Beras Sejahtera (Rasta) pada tahun 2017.
Dengan menunggaknya puluhan Desa tersebut, Kejaksaan Negeri Tigaraksa memastikan Badan Urusan Logistik (Bulog) merugi Rp 2,9 Miliar.
Kasi Datun Kejari Tangerang Roland mengatakan Kejari telah menerima berkas pelimpahan mengenai ratusan Desa yang menunggak Rastra 2017 lalu. Kejari akan menangani kasus tersebut.
“Saya sudah terima berkasnya dari Kasi Datun Sebelumnya dan saat ini sedang saya pelajari kasusnya,. Ke depan kita akan bergerak cepat agar penangannnya bisa segera diselesaikan agar jangan lagi ada Desa yang nunggak,” tegas Roland, Rabu (4/4/2018).
Ditanya soal konsekuensi bagi Desa yang membandel dan belum melunasi tunggakan. "Kalau masih membandel kita serahkan ke penindakan," tegas Roland.
Secara terpisah, Kepala Sub Divre Bulog Tangerang Junaidi saat dihubungi Suara.com, menyebut dari 150 Desa di Kabupaten Tangerang baru 77 Desa yang telah melunasi tunggakan Raskin pada tahun 2017. Sementara 73 desa belum bayar.
"Baru 77 Desa yang sudah melunasi tunggakan, sementara Desa yang lain belum padahal sudah melewati batas jatuh tempo yang disepakati dan disaksikan oleh Kejaksaan," tutur Junaidi.
Kerjasama antara Bulog SubDrive Tangerang dengan Kejari Tigaraksa ini telah lama terbangun, melaui MoU bersama dalam pengawasan dan pembinaan kepada desa dan kelurahan yang belum menyelesaikan tunggakan Rastra-nya agar bisa disetorkan.
“Selain MoU, Bulog juga menguasakan kepada Kejari untuk pembinaan kepada pihak kejaksaan apabila ada desa yang nunggak agar ditindak sesuai aturan yang ada,” tutup Junaidi.
Baca Juga: Juri MasterChef Tahu Rendang Berasal dari Indonesia
Diketahui sebanyak 150 Desa di Kabupaten Tangerang tungak Rastra 2017 dan 77 Desa di antaranya sudah mulai mengembalikan kepada Kas Neagara untuk disetorkan. Para kades juga diminta untuk menandatangani surat perjanjian kesanggupan pengembaliannya agar bisa segera dikembalikan sebelum tanggal 28 Maret kemarin, Dengan disaksikan Kejaksaan Negeri Tangerang. (Anggy Muda)
Berita Terkait
-
Gemetar dan Menangis, Penelanjang Sejoli di Tangerang Minta Ampun
-
Putri Cantik Kerajaan Thailand Intip Penjara Tangerang, Ada Apa?
-
Dikira Disekap, Ternyata Lina Selingkuh di Tempat Kerja
-
Komputer untuk UNBK Rusak, Siswa SMK di Tangerang Panik
-
Taman Kota Terbakar, Penumpang KRL Terlantar di Stasiun Tangerang
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno